Menggeluti bisnis di bidang kuliner memang sangat menjanjikan. Tak heran jika banyak pelaku usaha yang mulai menekuninya. Salah satunya adalah bisnis donat. Peluang usaha donat ini juga sukses dimanfaatkan oleh Ramdan dengan menekuni usaha kue donat yang unik, yakni donat lukis.

Berawal dari bakat melukisnya, Ramdan bertekad untuk membuat donat lukis dengan kreasi yang begitu unik dan menarik. Meski demikian, Ramdan mengaku pembuatan donat lukis rupanya tidak mudah seperti apa yang dibayangkan. Setelah melakukan percobaan selama 3 bulan, akhirnya Ramdan sukses membuat donat lukis yang nikmat dan menarik.

Di awal bisnis donatnya itu, Ramdan hanya mengandalkan modal sebanyak Rp 5 juta. Modal tersebut dipergunakannya untuk membeli perlengkapan produksi serta bahan baku awal. Tepatnya pada bulan Agustus 2013, Ramdan memulai bisnisnya dengan mengusung brand Donat Lukis yang berlokasi di Pamulang, Tanggerang, Banten.

Dengan menciptakan donat berbentuk lucu dan menarik, donat lukis yang diproduksi Ramndan langsung digandrungi banyak konsumen, utamanya di kalangan anak-anak hingga remaja. Menilik peluang bisnis donat tersebut, menjadikan Ramdan tertarik untuk menerapkan sistem kerja sama kemitraan untuk mengembangkan usahanya tersebut.

Setelah mendaftarkan brand Donat Lukisnya ke Dirjen HAKI, akhirnya pada bulan Februari 2015, Ramdan memutuskan untuk meresmikan pembukaan sistem kerja sama kemitraan tersebut. Saat ini, Donat Lukis miliknya sudah mempunyai 20 reseller yang tersebar luas di kawasan Jabodetabek.

Sesuai dengan nama yang diusungnya, Donat Lukis menghadirkan donat dengan beragam topping bergambar yang tentunya sangat menarik. Beragam topping kartun yang dibuatnya seperti ekspresi wajah bunga, karakter kartun, hewan, maupun tulisan.

bisnis-donat-lukis

Yang menarik dari bisnis donat lukis ini adalah donat ini tidak mempunyai lubang di bagian tengahnya. Konsumen yang ingin memesannya bisa menentukan sendiri gambarnya sesuai dengan keinginan. Untuk harganya sendiri, Rahmad membanderolnya seharga Rp 40 hingga Rp 45 ribu per box yang masing-masingnya berisi 10 piece.

Dalam sistem kerja sama kemitraan yang diterapkan Rahmad, ada dua pilihan investasi yang bisa dipilih pada resellernya, yakni investasi kemitraan dan investasi reseller. Untuk investasi reseller, anda hanya perlu membeli 3 box donat yang berisi 30 pcs dan mendapatkan potongan harga sebesar 10% dari harga jualnya.

Sementara untuk investasi kemitraannya, ditetapkan modal awal sebesar Rp 5 juta dan setiap mitranya akan mendapatkan booth, perlengkapan usaha, dan bahan baku awal. Investasi tersebut belum termasuk dengan kontrak kerja dan sewa tempat usahanya.

Tidak hanya itu, setiap mitranya akan diberikan pelatihan untuk membuat donat lukis sampai bisa. Setiap mitra juga tidak akan dikenakan royalty fee per bulannya sehingga semua laba yang diperoleh sepenuhnya adalah kepunyaan mitranya. “Saya tidak akan membebani royalty fee kepada setiap mitra agar bisnis donat lukis mereka bisa cepat berkembang,”ujar Ramdan.

Meskipun demikian, untuk menjaga kualitas rasa yang dihasilkan, setiap mitra diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat. Bahan baku yang diperlukan adalah topping cokelat dan topping premix. Ramdan memiliki target, setiap mitranya akan mampu balik modal dalam waktu tiga bulan dengan omset minimalnya sebesar Rp 6 juta per bulannya. Dari omzet tersebut, setiap mitranya mampu mendapatkan laba bersih sebesar Rp 2 juta per bulan.

Agar mampu mencapai target tersebut, Ramdan menghimbau kepada setiap mitranya agar memilih tempat yang strategis dan telah direkomendasikan oleh pihak pusat, seperti di kampus maupun di pusat-pusat perbelanjaan. “Kami memang membidik pasar di kalangan menengah ke atas,” pungkasnya.