Mahasiswi Tewas Usai Telan Pil Diet yang Dibeli via Online

London: Sebagai konsumen, Anda patut berhati-hati dalam membeli produk online, khususnya obat-obatan.

Pasalnya, lalai sedikit saja bisa berakibat fatal mengancam jiwa Anda.

Kejadian tragis akibat belanja melalui internet menimpa Eloise Parry, seorang mahasiswi di Inggris. Dia tewas setelah menelan pil diet yang dibelinya via online.

Wanita yang akrab disapa Ella ini dilarikan ke Rumah Sakit Royal Shrewsbury karena dia merasa tidak sehat setelah menelan pil pada 12 April. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menemukan bahwa dia menelan zat beracun yang dikenal sebagai dinitrofenol atau DNP.

Takdir berkata lain, meskipun dokter telah berusaha keras menstabilkan kondisinya, nyawa Ella tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal tiga jam kemudian.

Dokter menjelaskan bahwa kondisi mahasiswi 21 tahun itu memburuk. Metebolisme tubuhnya seperti ‘terbakar’ dari dalam yang mengakibatkan dia tidak bisa bertahan.

“Dia benar-benar ‘terbakar’ dari dalam. Ketika dia berhenti bernapas, mereka menempatkan dia di ventilator dan dokter berjuang menyelamatkannya,” kata ibunda Ella, Fiona.

Wanita 51 tahun itu merasa sangat terpukul dengan kepergian putrinya. Dia bahkan memberi peringatan keras agar masyarakat berhati-hati ketika membeli pil diet lewat internet.

“Aku tidak tahu pada saat itu, tapi Ella telah membeli pil pelangsing di internet. Substansi dalam pil yang Ella telan tidak cocok untuk konsumsi manusia karena mengandung racun,” jelas Fiona.

Bahaya DNP

Dokter menjelaskan bahwa DNP yang dijual di pasaran, terutama melalui internet, merupakan obat pelangsing yang sangat membahayakan kesehatan manusia.

Obat berwarna kuning dan berbau ini sebelumnya digunakan sebagai herbisida dan fungisida. Obat ini muncul dan dipasarkan sebagai pelangsing di Amerika Serikat pada tahun 1930-an, namun pada 1938-an, obat itu dilarang karena memiliki efek samping membahayakan.

Tanda-tanda keracunan dari pil ini tergantung jumlah konsumsi. Keracunan akut memunculkan gejala mual, muntah, gelisah, kulit memerah, berkeringat, pusing, sakit kepala, respirasi cepat, dan detak jantung tidak teratur, yang mungkin menyebabkan koma hingga kematian. (Ningtriasih/Daily Mail)
ROS

Sumber : metrotvnews.com