Langit Madrid bergemuruh oleh teriakan dan yel Madridista, pada hari Minggu malam waktu setempat. Para suporter setia Real Madrid itu merayakan pesta menyambut trofi ke-11 Liga Champions.

Los Merengues keluar sebagai juara setelah mengalahkan rival satu kotanya, Atletico Madrid melalui drama adu penalti 5-3 (1-1).

Suporter Madrid telah memadati pusat kota tuk merayakan keberhasilan kesebelasan asuhan Zinedine Zidane itu mengalahkan rival satu kota mereka, Atletico.

Hal tersebut membuat pihak keamanan segera berjaga-jaga tuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan antar fan Madrid dan Atletico. Mereka sudah menyiapkan sekitar 3.000 petugas keamanan tuk memastikan tak ada insiden ketika perayaan berlangsung.

Tapinya, tak hanya para petugas keamanan kota Madrid saja yang bersiaga. Petugas keamanan Los Blancos beserta sejumlah petugas medis dari Palang Merah juga turut bersiaga mengamankan pesta perayaan pendukung Madrid.

Selain jantung kota Madrid yang akan dipenuhi suporter yang merayakan kemenangan. Karnaval kemenangan juga akan dilakukan di Bandara Udara Barajas, yang akan menjadi tempat pendaratan skuat Madrid beserta trofi Liga Champions mereka.

Hanya mampu berlaga imbang 1-1 selama 120 menit perlagaan berjalan, Madrid akhirnya berhasil memastikan kemenangan mereka setelah eksekusi penalti Cristiano Ronaldo menaklukkan Jan Oblak.

Selain Ronaldo, kelima penendang Madrid lainnya juga mampu menjalankan tugas mereka dengan baik. Sedangkan satu penendang dari kubu Atletico, Juanfran, gagal menekuk Keylor Navas di bawah mistar gawang Los Blancos.