Lulung Tidak Ingin Lagi Punya Gubernur Seperti Ahok

DUAKALI.COM – Tepat setahun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memimpin Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana punya harapan,
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak lagi dipimpin oleh Basuki pada 2017 mendatang. Masa kepemimpinan pria yang akrab disapa Ahok ini akan selesai pada 2017 mendatang.

Lunggana atau Lulung berharap, orang yang menduduki kursi nomor satu di Jakarta karakteristiknya tidak sama seperti Ahok. “Saya enggak kepengin lagi punya Gubernur yang seperti sekarang,” ujar Lulung di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).

Meski begitu Lulung mengapresiasi Ahok, “Dia sudah kerja sungguh-sungguh,” kata Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan ini. Kedepannya, kata Lulung, Ahok harus memperbaiki sikapnya. Dia berharap Ahok tidak membuat kegaduhan terus menerus.

“Apresiasinya, dia sudah kerja sungguh-sungguh. Ke depannya harus cakap bersikap, tidak perlu sombong, dan tidak terlalu banyak omong. Efeknya melakukan kegaduhan terus menerus,” ucap Lulung.

Tepat pada 19 November 2015 Ahok telah memimpin Jakarta selama setahun. Ahok dilantik sebagai Gubernur DKI melalui Keputusan Presiden. Keputusan itu setelah DPRD DKI menyelenggarakan paripurna istimewa pengumuman Ahok menjadi Gubernur DKI pada Jumat (14/11/2015).

Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan kepala daerah. Pasal 163 Perppu Pilkada mengatur bahwa gubernur dilantik oleh Presiden di Ibu Kota Negara.

Ahok menjadi gubernur pertama yang dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Setelah menjadi Gubernur DKI Jakarta, Ahok memilih mantan Wali Kota Blitar Djarot Saiful Hidayat menjadi Wakil Gubernur DKI.