Sebelum kompetisi MotoGP 2016 dimulai, rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, menjadi salah satu rider yang kerap kali mengeluhkan ban Michelin. Pada saat sekarang ini selepas tiga seri sudah dilalui, Lorenzo terlihat sudah lelah untuk terus mempermasalahkan ban keluaran Prancis itu.

Bersamaan dengan hampir semua pembalap, Lorenzo seringkali mengeluhkan performa Michelin yang dinilainya belum bisa memberikan kinerja terbaiknya. Yang terbaru ini, ia menyorot kinerja Michelin pada saat beberapa pembalap mengalami kecelakaan dan terjatuh di tes pramusim Sepang dan GP Argentina di pekan yang lalu.

Tapinya pada saat sekarang ini, Lorenzo tampak sudah bisa menerima kekurangan Michelin. Pembalap yang kini tengah berusia 28 tahun itu mengungkapkan, baha sekarang ini yang bisa dilakukan para rider itu ialah menerima dan menyesuaikan cara balap dengan ban pabrikan Prancis itu.

“Kami disaat ini agak sedikit takut melihat bagaimana ban baru yang tengah diberikan Michelin di sini jikalau nantinya dibandingkan dengan ban yang sebelumnya. Kami masih tidak tahu mengapa di Sepang dan Argentina, beberapa motor Ducati telah mengalami masalah,” jelas Lorenzo.

“Tapinya, kami telah melihat bahwa kami mungkin membutuhkan sedikit waktu lebih (untuk menyesuaikan diri). Kami harus menerima itu dan mencoba bekerja dengan baik bersama ban-ban ini,” tuntas rider berjuluk X-Fuera itu.