Apakah Anda termasuk orang yang seringkali buang air kecil? Jikalau memang iya, Anda mungkin bertanya-tanya apa penyebab di baliknya, diabetes ataukah karena hal lainnya? Berikut ini ialah penjelasan dr. Nadia Octavia. Buang air kecil atau berkemih merupakan suatu hal alamiah yang dilakukan semua orang sepanjang hidup.

Tapinya, buang air kecil yang terlalu berlebihan jikalau Anda sedang berada di situasi yang tidak memungkinkan (misalnya di saat macet atau meeting penting) tentu sungguh menjengkelkan. Sering buang air kecil, ternyata tidak selalu pertanda dari penyakit diabetes. Yuk, kita ketahui penyebab sering buang air kecil lainnya!

– Anda miliki ukuran kandung kemih yang kecil

Setiap individu miliki ukuran tubuh yang berbeda-beda. Ada yang tinggi, ada yang pendek. Sama halnya dengan kandung kemih. Kebanyakan orang, kandung kemih dapat menampung dua gelas cairan. Jikalau nantinya Anda sering buang air kecil padahal Anda minum sedikit, bisa jadi hal tersebut tidak normal. Anda bisa “melatih” kandung kemih Anda untuk menahan lebih banyak cairan (tapinya bukan berarti Anda menahan buang air kecil). Karena jika kandung kemih terisi penuh, maka ukuran kandung kemih dapat meregang.

– Anda alami infeksi saluran kemih atau batu ginjal

Infeksi dan batu yang ada disaluran kemih dapat mengiritasi kandung kemih dan dapat menyebabkan Anda seringkali buang air kecil. Selain seringkali buang air kecil, batu di saluran kemih pun dapat memberikan gejala lainnya seperti nyeri pinggang atau nyeri saat buang air kecil. Sedangkan infeksi saluran kemih dapat miliki gejala berupa buang air kecil yang tidak lampias, sering buang air kecil, dan nyeri saat buang air kecil.

– Otot-otot dasar panggul Anda lemah

Jikalau Anda miliki otot-otot dasar panggul yang kuat, maka Anda akan lebih mudah menahan urine. Hal ini seringkali dialami oleh para wanita hamil atau baru saja melahirkan. Kuncinya ialah latihan kegel. Latihan kegel dapat berfungsi untuk mengencangkan otot-otot dasar panggul, sehingga frekuensi buang air kecil Anda pun menjadi lebih sedikit.

– Konsumsi obat-obatan tertentu

Obat-obatan diuretik, semisalnya yang dikonsumsi oleh para penderita darah tinggi, dapat menyebabkan ginjal Anda memproduksi urine berlebih. Selain obat diuretik, obat yang biasa diberikan pada pasien gangguan cemas dan depresi juga sering kali memberikan efek samping berupa sering buang air kecil.

– Anda memiliki diabetes

Penyakit diabetes melitus miliki tiga gejala klasik, yakni sering buang air kecil, banyak makan, dan sering minum. Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat ginjal Anda memproduksi urine yang lebih banyak. Untuk mengetahui apakah Anda menderita diabetes atau tidak, diperlukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut seperti pemeriksaan gula darah.