Sang manajer Leicester City, Claudio Ranieri, mengakui timnya tidak mengalami tekanan besar. Padahal, Leicester akan menemui 7 pekan terpenting dalam 132 tahun sejarah mereka untuk menorehkan tinta emas sebagai juara Premier League.

Liga Inggris mensisakan 7 pertandingan. Leicester di luar prediksi memenangi klasemen sementara dengan perolehan 5 angka atas Tottenham Hotspur dan 11 atas Arsenal di urutan ketiga.

Pada akhir pekan ini, Leicester berkesempatan besar menjaga jarak atau bahkan menjauh. Sebab, Tottenham akan melakoni laga superberat ketika menyambangi markas Liverpool pada hari Sabtu kemarin sedangkan Leicester yang akan bermain pada hari Minggu mendatang akan menjamu Southampton.

“Tentu saja, ini ialah tahap terbesar bagi klub karena Leicester sebelumnya tidak pernah ada di level ini,” imbuh Ranieri saat konferensi pers pada hari Jumat kemarin.

Pada awal musim, sang manajer asal Italia tersebut memasang target klub Midland ini tidak terdegradasi. Harapan itu sangat realistis mengingat pada musim sebelumnya, Leicester sempat menjalani perjuangan berat untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

“Terdapat desakan pada mulai ketika kami harus selamat (dari ancaman degradasi). Setelah itu, kami menikmatinya. Sekarang semua berada di tangan kami. Kami ingin meneruskannya. Kami tahu kami berada di posisi tinggi namun kami fokus tanpa memikirkan tim-tim lain. Hal yang penting adalah untuk fokus hanya pada pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Walaupun Southampton dianggap lebih mudah, tapinya bek asal Austria Christian Fuchs justru menilai sebaliknya. Ini melihat hasil pertemuan pada putaran pertama di mana Southampton sempat memimpin 2-0 sebelum Jamie Vardy mengamankan hasil imbang.

“Mereka sedang dalam performa yang bagus. Mereka mencatatkan laju bagus pada beberapa pertandingan terakhir tapinya kami pun demikian. Dalam 5 pertandingan terakhir kami mencatatkan 4 clean sheet dan 1 kali seri. Maka menurut saya, kami pun berada dalam penampilan yang bagus. Kami hanya perlu kembali ke jalur setelah jeda internasioal dan memberikan semua yang kami miliki pada setiap pertandingan,” tuturnya kepada stasiun televisi klub.