Schmeichel telah berterus terang bahwa dirinya sangat iri melihat kekompakan Leicester City. Ia menyebut faktor itu selaku modal terpenting dan bisa jadi penentu dalam usaha menjuarai Premier League.

Schmeichel punyai koleksi lima titel Premier League bersama Manchester United. Putranya, Kasper Schmeichel, saat inipun bisa meraih titel pertamanya bersama Leicester yang kini sedang memuncaki klasemen menuju berakhirnya musim ini. Masih ada perjalanan panjang sampai itu (Leicester juara) terjadi,” ucap Schmeichel.

“Mereka punyai keunggulan lima poin dan berada di posisi bagus tapi perjalanannya masih sangat panjang. Leicester merupakan sebuah tim tak punya pengalaman untuk berada dalam posisi seperti itu, klub besar seperti Liverpool pernah berada di sana dan gagal,” sebutnya.

Leicester telah mengoleksi 66 poin dari 31 laga yang di jalaninnya, unggul lima angka dari Tottenham Hotspur. Mengenai kemungkinan juara, kubu The Foxes sejauh ini menyatakan tak ada tekanan karena cuma ingin melewati seluruh laga sisa satu demi satu.

“Kasper menjalaninya dengan sangat bagus. Mereka menyatakan hal-hal klise seperti, ‘menjalankan pertandingan satu per satu’ dan ‘menikmatinya sepakbola’, namun pada nyatanya memang begitu,” ujar Schmeichel.

“Mereka smua benar-benar menikmatinya, mereka punyai skuat yang luar biasa, mereka saling berteman dekat dan banyak melakukan aktivitas bersama-sama di luar sepakbola. Saya sudah tak pernah tergoda untuk bermain lagi semenjak pensiun, tapi ketika saya melihat kekompakan macam itu saya sedikit iri. Memang klise, tapinya Leicester menjalani pertandingan satu per satu dan demikian pula Kasper,” tuturnya.