Dunia kembali digegerkan dengan adanya negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Kolombia merupakan salah satu negara di Amerika Selatan yang baru-baru ini mengizinkan adanya pernikahan sesama jenis.

Dari sembilan hakim yang ada, enam diantaranya mufakat terhadap persepsi yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk menentukan cara mereka dalam memulai sebuah keluarga sesuai dengan tujuan seksual mereka.

Maria Victoria Calle, selaku Hakim di Kolombia menuturkan bahwa para hakim telah mufakat untuk melegalkan pernikahan sejenis dan ini sama sekali tidak melanggar hukum.

Keputusan akan hal tersebut juga mewajibkan setiap notaris, hakim dan juga aparat pemerintahan guna menegaskan bahwa hak dasar seluruh warga terpenuhi dan mereka memperoleh perlakuan yang serupa.

Sebelumnya, meskipun negara ini sudah mengizinkan pernikahan sesama jenis, namun banyak gugatan yang diajukan terhadap aturan ini. Tak hanya itu, banyak juga pejabat yang tidak bersedia untuk mendaftarkan pernikahan tersebut sejak kongres tidak berhasil mengesahkan undang-undang yang meresmikan pernikahan sejenis.

Kondisi ini lantas mendorong aksi protes dari para aktivis dan komunitas gay serta lesbian yang ada di negara itu. Pada awal april lalu, bahkan Mahkamah Konstitusi Kolombia menampik sebuah gugatan yang melawan kesetaraan pasangan homoseksual dan heteroseksual dalam ikatan pernikahan.

Penolakan terhadap gugatan itu justru melancarkan jalan menuju keputusan yang memberikan agunan konstitusi untuk kesetaraan dalam hal pernikahan bagi pasangan sesama jenis.

Keputusan Mahkamah konstitusi yang melegalkan pernikahan sesama jenis ini disambut baik oleh sejumlah komunitas serta aktivis homoseksual di Kolombia. “Kini, kami konfirmasikan dengan pasti bahwa pengadilan Kolombia sudah menyepakati kebebasan pernikahan sejenis,” ungkap pemimpin organisasi Colombia Diversa, Marcela Sachez.