Steve Mandanda, yang saat ini menjadi kiper kedua Timnas Prancis mengaku jika dirinya sangat cemburu dengan Hugo Lloris yang dipercaya sebagai kipper utama dalam gelaran Euro 2016. Bagi kipper berusia 31 tahun itu, ia merasa layak menjadi kipper utama walau hal itu bukan berarti ia tidak menghargai semua keputusan yang telah diambil oleh Didier Deschamps, sang pelatih.

Dalam penghelatan 3 laga perdana Prancis di Euro 2016, memang Lloris yang selalu didaulat menjadi kipper utama ketibang Mandanda dan Benoit Costil. Tentunya, cukup sukar untuk mengubah posisi Lloris, sebab ia juga berperan sebagai kapten tim serta mampu membuktikan performanya yang spektakuler di setiap pertandingan.

Akan tetapi, Mandanda yang cemburu terhadap Lloris merasa jika dirinya juga layak untuk menorehkan peluang tersebut. Tampaknya pemain kelahiran 28 Maret 1985 itu juga cukup jengkel dengan apa yang telah diputuskan oleh sang pelatih karena terus menurunkan Lloris dalam laga melawan Swiss. Pasalnya, laga tersebut tak lagi menentukan keberhasilan mereka, sebab Prancis sudah dipastikan masuk ke babak 16 besar.

“Saya kesal menjadi kiper kedua yang tidak diturunkan. Saya juga ingin merumput dan dipercaya menjadi yang pertama. Saya menghargai Hugo, semua pemain tentunya ingin turut bermain dalam kompetisi bergengsi. Saya tidak bermaksud untuk menyesalkan keputusan yang sudah dibuat pelatih,” tutur Mandanda.

“Saya paham Hugo didaulat menjadi kapten di tim ini dan permainan pun saya akui sangat bagus. Namun itu tak mampu mengubah kenyataan bahwa saya ingin menjadi bagian yang krusial dari klub di setiap pertandingan,” tambanya.

Saat ini, memang kans Mandanda untuk diturunkan bermain sepertinya cukup sulit, lantaran Timnas Prancis telah lolos ke babak yang penting. Terkecuali apabila Hugo Lloris mengalami skorsing, cedera, atau hal buruk lain yang menimpanya, barulah Mandanda bisa diturunkan untuk bermain.