Kanada Perpanjang dan Perluas Misi Melawan ISIS

Toronto: Parlemen Kanada menyetujui satu tahun perpanjangan misi melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Timur Tengah, Senin (30/3/2015) malam.

Perdana Menteri Stephen Harper sudah mengumumkan perpanjangan dan perluasan misi ini pada awal Maret. Kesepakatan dicapai lewat 142 suara anggota parlemen, mengalahkan 129 sisanya.

Seperti disebutkan Associated Press, kesepakatan ini sudah hampir dapat dipastikan karena pemerintahan konservatif Harper mendominasi jumlah kursi parlemen.

Kanada akan menjadi negara NATO pertama, selain Amerika Serikat (AS), yang akan melancarkan serangan udara di Suriah. Bahrain, Arab Saudi, Yordania dan Uni Emirat Arab, juga telah menggempur ISIS di negara pimpinan Presiden Bashar al-Assad itu.

Sejauh ini, serangan udara Kanada terhadap ISIS baru dilakukan di Irak. Kanada memiliki 69 tentara pasukan khusus yang melatih pejuang Kurdi Peshmerga di utara Irak.

Sejak mengumumkan kekhilafahan pada 2014, ISIS telah menguasai banyak wilayah di Irak dan Suriah.

WIL

Sumber : metrotvnews.com