Salah satu andalan Samsung Galaxy S7 terletak pada kapasitas kameranya. Bagi pecinta selfie, kamera depan Galaxy S7 disebut mampu meningkatkan kecantikan atau ketampanan seseorang tanpa membuatnya terlihat palsu.

Penilaian itu tak disetujui selebriti Instagram Mel Wells. Sepertinya ia salah satu dari segelintir perempuan yang menolak untuk dipercantik sesuai standar konstruksi sosial. Ia protes karena kamera depan Galaxy S7 secara otomatis menyematkan brush virtual pada wajahnya. Brush itu membuat bintik-bintik alias freckles yang menyelimuti pipi dan hidungnya tersamarkan.

“Samsung seperti mengutarakan bahwa pemakai ponselnya tampak lebih baik dengan brush otomatis pada kamera selfie,” kata dia, sebagaimana diberitakan AndroidAuthority dan dirangkum Godetik, pada hari Senin kemarin.

Peneliti menilai kamera selfie Galaxy S7 dirancang dengan prinsip “marketing” yang baik. Pasalnya, untuk memicu hasrat beli masyarakat, vendor tentu harus memuaskan target pasarnya. Salah satu cara ampuh untuk memuaskan pasar adalah meningkatkan kepercayaan diri mereka, yakni dengan menghadirkan kamera selfieyang memiliki brush otomatis.

Strategi penjualan itu buktinya disambut positif oleh masyarakat umum. Penjualan Galaxy S7 terbukti mendongkrak profit Samsungpada kuartal pertama 2016. Meski begitu, ada orang-orang seperti Wells yang tak senang dengan kepuasan artifisial. Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram yang diikuti puluhan ribu netizen.

“Terima kasih @samsungmobile untuk mengembangkan keyakinan diri,” ucap dia. “Saya pikir saya ingin mempertahankan freckles dan ketidaksempurnaan saya. Sebab, tampilan asli saya lah yang dilihat oleh teman-teman di kehidupan nyata,” ia menambahkan.

Keberatan Wells diladeni Samsung. Menurut pabrikan Korea Selatan itu, pengguna bisa memilih untuk menonaktifkan kemampuan brushpada kameranya.

“Penyetelan kecantikan adalah satu dari sekian fitur yang paling disukai kustomer. Namun, untuk preferensi personal, Anda bisa membekukannya,” Samsung mengujarkan.

Wells dengan lantang membantah jikalau nantinya fitur brush yang mempercantik itu disematkan secara otomatis. Ia ingin fitur tersebut nyala setelah pengguna memilih untuk menyalakannya. Bagaimana pendapat Anda?