Banyak pihak dari Bayern Munchen yang berpendapat bahwa Pep Guardiola telah gagal dalam melatih Die Roten. Namun tidak demikian dengan Jupp Heynckes, yang menganggap Pep merupakan sosok yang berperan penting di dalam sejarah Bayern Munchern.

Semenjak Pep bergabung ke Bayern, ia mendapatkan tugas yang amat berat. Pasalnya, perolehan yang ia dapatkan bersama timnya tidak pernah bisa menyamai perolehan yang yang didapat oleh Heynckes.

Kendati demikian, di tiga musim beruntun Pep berhasil membawa Bayern memenangkan Bundesliga. Tak hanya itu, Bayern pun berhasil menorehkan empat gelar liga secara beruntun. Berdasarkan sejarah yang ada, hingga saat ini belum ada satu pun klub yang mampu menorehkan hasil ini selain Bayern.

Heynckes pun mengakui kehebatannya dalam melatih Bayern Munchen. “Saya sangat senang dan bangga ketika Pep Guardiola mengatakan bahwa ia ingin mempersembahkan gelar juara Bundesliga untuk saya di musim ini.” ujar Heynckes.

Pelatih berusia 71 tahun itu pun menambahkan bahwa seharusnya pertandingan di spieltag 33 yang sebelumnya digelar menjadi pesta bagi Pep. Sebab, momen tersebut merupakan pertandingan perpisahan untuk Pep di Bayern Munchen. Pasalnya, Pep Guardiola akan bergabung dengan Manchester City di musim depan.

“Kami selalu berbagi kenangan manis dalam tiga tahun terakhir ini. Kami membicarakan begitu banyak hal tentang sepak bola. Pep selalu menikmati setiap perbincangan bersama saya dalam bahasa Spanyol,” tambah Heynckes.