Kejayaan Valentino Rossi menjadi juara seri Grand Prix Spanyol membuat namanya kini kembali diidolakan sebagai juara dunia musim ini. Namun Rossi tak mau memikirkan hal itu karena masih mengingat insiden yang menimpanya di GP Amerika Serikat sebelumnya.

Rossi membuahkan tambahan 25 poin dari Jerez dan hal itu membuat ‘The Doctor’ kembali mengancam Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di klasemen. Meski demikian, Rossi menyebut koleksi poinnya seharusnya bisa lebih banyak bila tak mengalami kecelakaan di Austin, Texas.

Musibah yang dialami di GP Amerika Serikat itu pula yang membuat Rossi belum mau angkat suara tentang pertarungan perebutan gelar juara dunia. Saat ini Rossi sendiri masih ketinggalan 24 poin dari Marquez.

Kelalaian di Austin benar-benar mengecewakan karena di sana saya yakin bisa peroleh banyak poin lantaran kecepatan saya cukup baik, pungkasnya.

“Saya melakukan kelalaian di Austin dan hal itu membuat saya tak bisa berbicara soalan perebutan titel juara saat ini. Yang saya pikirkan saat ini adalah fokus pada tiap perlombaan dan mencoba tampil bagus seperti yang saya lakukan hari ini,” tutur Rossi.

Meski belum mau angkat suara soalan juara dunia, Rossi akui kemenangan di Jerez membuat dirinya lebih percaya diri untuk menatap seri Eropa berikutnya.

“Bagi saya, sirkuit Jerez sangat penting dijuarai karena di sini seorang pebalap bisa mengerti level tempat dia berada Bila seorang pebalap tampil solid di Jerez, maka pebalap tersebut bisa tampil bagus di seluruh seri Eropa. Namun pernyataan itu sendiri mungkin saja benar atau mungkin saja tidak,” kata Rossi.

Sesi berikutnya MotoGP musim ini ialah GP Perancis yang akan dilangsungkan di Sirkuit Le Mans. Rossi sudah tiga kali menjuarai di sirkuit ini, namun kemenangan terakhir Rossi ada pada tahun 2008 silam.