Joachim Low, pelatih Timnas Jerman menyatakan bahwa keberhasilan tim di penghelatan Euro 2016 sepenuhnya tergantung pada penampilan Toni Kross. Dalam hal ini, pelatih berusia 56 tahun itu menilai bahwa performa Kroos akan sangat menentukan dan menjadi kunci dari performa tim seluruhnya.

Kontribusi yang krusial dari Kross memang sudah tak perlu diragukan lagi. Dimainkan menjadi deep playmaker, pemain berusia 26 tahun itu  sering memberikan umpan yang baik kepada para pemain gelandang serang. Sering juga Kross melakukan eksekusi sendiri kesempatan yang ia dapat. Bahkan ia punya satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh pemain lainnya, yakni algojo bola mati.

Melihat begitu krusialnya kontribusi Toni Kross di tim tersebut, tak heran jika Low menggantungkan harapannya yang besar kepada pemain kelahiran 4 Januari 1990 itu. Terutama saat laga melawan Slovakia, dimana performanya begitu diuji saat ia menghadapi dua gelandang tangguh tim lawan, seperti Juraj Kucka dan Marek Hamsik.

“Toni Kross membuktikan kepiawaian bermainnya yang begitu menakjubkan di kompetisi ini, demikian juga di Euro 2012 dan Piala Dunia 2014. Ia selalu meyumbangkan peran yang besar untuk tim. Permainannya begitu impresif dan menguntungan untuk kami. Bahkan jarang sekali ia melakukan kesalahan. Para pemain lannya pun percaya kepadanya dan itulah alasannya mengapa Kross menjadi pemain kunci di Timnas Jerman,” tutur Low.

Sejatinya, bertanding melawan Slovakia bukanlah yang mudah untuk Jerman. Dalam pertandingan pemanasan sebelum Euro, Jerman sempat ditaklukan oleh tim asuhan Jan Kozak itu dengan skor 1-3. Untuk itu, saat ini Timnas Jerman perlu waspada dan tidak menganggap remeh lawannya.