Jesica Fitriana Martasari adalah Puteri Indonesia Pariwisata 2019. Ia yang mewakili Indonesia maju dalam ajang Miss Supranational 2019.

Jesica Fitriana lahir di Jawa Barat pada 31 Maret 1995. Ia memiliki saudara laki-laki bernama Alris Alfharisi. Sejak kecil Jesica Fitriana sudah mempunyai impian menjadi Puteri Indonesia. Itu sebabnya ia pantang menyerah mengejar impiannya.

Impiannya pernah kandas pada tahun 2018, pada kesempatan itu Jesica Fitriana Martasari belum berhasil mewakili Jawa Barat di pentas Puteri Indonesia. Jesica Fitriana harus puas diposisi Runner Up 1 Puteri Indonesia Jawa Barat.
Tapi, di tahun 2019 kembali Jesica mengikuti audisi dan ia berhasil memenangkan Puteri Indonesia Jawa Barat 2019.

Jesica Fitriana Martasari pernah menempuh pendidikan di Regina Pacis Elementary School.
Lalu lanjut ke SMP di Regina Pacis Junior High School, serta ke SMA di Regina Pacis Senior High School. Jessica Fitriana melanjutkan pendidikan perguruan tingginya di Bandung Institute of Technology atau biasa kita kenal dengan ITB (Institut Teknologi Bandung).

Selain bekerja sebagai model, Jesica Fitriana hobi menari dan olahraga boxing. Jesica Fitriana juga turut tergabung sebagai aktivis yang aktif dan fokus pada ADHA, anak-anak yang terinfeksi penyakit HIV atau AIDS yang diturunkan oleh orangtuanya.

Jessica Fitriana mengaku pernah menjadi korban bully ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia menceritakan bahwa alasannya dibully karena memiliki bobot tubuh yang besar.
Karena sering dibuly akhirnya Jesica Fitriana Martasari muda yang tetap berpikir positif.

Namun, setelah menonton tayangan Puteri Indonesia, ia terinspirasi melihat wanita-wanita cantik yang berwibawa dan berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa. Ia mencoba bangkit dan melakukan perubahan pada dirinya.

Dimulai dengan mengubah kondisi fisiknya, Jesica Fitriana Martasari mulai rajin berolahraga. Khususnya olahraga kardio di gym dan mengatur pola makannya.

Jesica terpilih sebagai Puteri Indonesia Jawa Barat yang menjadikannya sebagai perwakilan provinsi Jawa Barat pada kontes Puteri Indonesia 2019. Dia tak lolos di Puteri Indonesia 2018.

Selama setahun Jesica memperbaiki diri dengan lebih rajin lagi berolahraga untuk mengurangi berat badan.Terapi untuk pengobatan skoliosis serta untuk menambah tinggi badan, menggunakan behel untuk merapikan posisi gigi yang masih berantakan.

Bahkan berlatih catwalk, berlatih public speaking, dan lain sebagainya, hingga bisa ikut dalam Puteri Indonesia 2019.Dalam ajang Puteri Indonesia 2019, ia terpilih sebagai pemenang Puteri Indonesia Pariwisata di Jakarta Convention Center, Jakarta, Indonesia pada tanggal 8 Maret 2019.

Kanon – Pada Malam Grand Final Puteri Indonesia 2019 juga dihadiri oleh Miss Supranational 2018, Valeria Vázquez dari Puerto Riko sebagai bintang tamu utama. Selain juga ada Miss Supranational 2017, Jenny Kim dari Korea yang duduk sebagai panelis dewan juri utama. Sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2019, Jessica berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational 2019. Ajang bergengsi itu akan diselenggarakan di Polandia.

Jessica Fitriana Juara 3 Kostum Nasional di Miss Supranational 2019

Jesica Fitriana Pakai Kostum Batak di Miss Supranational 2019
Jesica Fitriana Pakai Kostum Batak di Miss Supranational 2019

Jessica Fitriana yang tengah mengikuti ajang Miss Supranational 2019 meraih gelar juara di kompetisi kostum nasional. Kostumnya meraih 2nd runner up atau juara ketiga.

Kabar bahagia ini disampaikan oleh pihak Yayasan Puteri Indonesia melalui akun Instagramnya. Kostum nasional Jessica yang mengangkat adat Batak berhasil mengharumkan nama bangsa.

Kostum bertemakan The Precious, Boru ni Raja itu merupakan karya dari desainer Jember Fashion Carnaval Ayu Davira. Sebelumnya saat jumpa pers menjelang keberangkatan Jessica ke Polandia, Ayu sempat mengatakan bahwa busana nasional itu terinspirasi kekuatan wanita Batak.

“Inspirasi pertama karena sekarang saya juga berubah jadi Tampubolon. Jadi suamiku Marpaung kebetulan jadi keluarga besar kita sekarang keluarga Batak. Jadi inspirasinya awalnya dari namboru-namboru karena aku melihat sosoknya namboru itu begitu strong banget,” kata Ayu saat ditemui dalam acara Press Conference Jessica Fitriana Martasari Goes To Miss Supranational 2019 di Aula Sasono Wiwoho, Menteng pada Selasa (5/11/2019).

Menurut Ayu, kostum nasional The Precious, Boru ni Raja sangat cocok dengan Jessica karena sesuai dengan karakter wanita lulusan ITB tersebut yang menginspirasi. Jessica yang dikenal lembut ini memiliki tekad kuat untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Penghargaan juara ketiga kostum nasional diberikan kepada Jessica Fitriana pada Sabtu (30/11/2019) di Katowice, Polandia. Yang meraih gelar juara pertama di kompetisi kostum nasional Miss Supranational 2019 adalah Miss Mexico Dariana Urista.

Ajang Miss Supranational 2019 diikuti 79 wanita dari berbagai belahan dunia. Grand final Miss Supranational 2019 akan digelar pada 6 Desember 2019. Miss Supranational merupakan salah satu big 4 kontes kecantikan bersama Miss Universe, Miss World dan Miss International.

Kanon – Penampilan Jesica Fitriana, Puteri Indonesia Pariwisata 2019, mencuri perhatian para juri kostum nasional Miss Supranational 2019 pada kontes yang digelar Sabtu, 30 November 2019. Ia menyabet juara 3 atau 2nd runner-up dalam kategori yang dimenangkan oleh perwakilan Meksiko.

Jesica membawakan kostum nasional berjudul The Precious Boru Ni Raja yang pernah ditampilkan di Jember Fashion Carnaval. Kostum rancangan Ayundavira Intan itu mengandung kejutan lantaran bisa menampilkan gaya berbeda hanya dengan permainan kancing.Sebelum kancing dibuka, Jesica terlihat hanya mengenakan mini dress berkerah asimetris dengan bentuk rok balon yang berkesan feminin. Sesaat setelah kancing dibuka, terlihatlah ekor rok berbahan tenun ulos menjuntai panjang yang memancarkan kesan lebih edgy.

Baca Juga : Azriel Uji Nyali Di Rumah Ahmad Dhani

Melengkapi kostum tersebut, Jesica menggenggam tongkat logam yang ujungnya terdapat patung lelaki menunggang keledai. Sementara, pada rambutnya yang dikuncir ekor kuda dipasangkan hiasan kepala dengan detail manik-manik beragam warna.

Dikutip dari laman Instagram resmi Yayasan Puteri Indonesia, kostum yang dibawakan di ajang Miss Supranational itu menyimbolkan kepribadian wanita Batak yang sangat melekat dalam nilai-nilai kehidupan. Boru ni raja merupakan sosok yang senantiasa menjaga martabat dan kehormatannya. Boru ni raja juga digambarkan sebagai teladan dan inspirasi atas segala nilai-nilai luhur yang tercermin dalam tiap aspek kehidupannya.

Ajang Miss Supranational 2019 berlangsung di Warsawa, Polandia yang dimulai dengan masa karantina. Selain kostum nasional, juri juga menilai para peserta dari segi bakat yang dimenangkan oleh wakil Singapura, Naomi Huth.