Jelang Peringatan Tragedi Sewol, Keluarga Tabur Bunga ke Laut

Sewol: Lebih dari 100 anggota keluarga korban tragedi kapal feri Sewol menaburkan bunga ke lokasi kejadian di perairan Korea Selatan, Rabu (15/4/2015).

Di tengah terik matahari dan laut yang relatif tenang, keluarga korban dibawa ke lokasi tenggelamnya Sewol dengan sebuah kapal. Sewol tenggelam di lepas pantai pulau Jindo pada 16 April tahun lalu.

Tragedi tersebut menewaskan 304 orang, sebagian besarnya adalah anak-anak sekolah.

Seperti dikutip AFP, keluarga korban mengancam memboikot acara memorial Sewol yang digelar pemerintah pada Kamis besok. Mereka mendesak pemerintah Korsel segera mengangkat badan Sewol yang berbobot 6.825 ton dari dasar laut.

Menurut estimasi pemerintah Korsel, operasi pengangkatan Sewol membutuhkan dana hingga USD110 juta.

Presiden Korsel Park Geun-hye pada Senin kemarin berjanji mempertimbangkan mengangkat Sewol, setelah mendengarkan pendapat keluarga korban serta tim ahli.

Total 295 jenazah dievakuasi dari Sewol, namun sembilan lainnya masih belum ditemukan. Pencarian dihentikan November tahun lalu karena dinilai terlalu berbahaya.

Sewol yang melebihi kapasitas penumpang membawa 476 orang, termasuk 325 anak SMA, saat tenggelam di dekat pulau Jindo pada 16 April 2014. Hanya 75 siswa yang berhasil diselamatkan.
WIL

Sumber : metrotvnews.com