yandex
Bisnis

Jarvis Store, Toko Online Untuk Permudah Para UKM Indonesia

Toko online di Indonesia kian menjamur seiring dengan semakin canggihnya teknologi. Tidak hanya itu, semakin mudahnya masyarakat dalam menjangkau internet di sejumlah daerah, membuat teknik jual beli online ini semakin merebak di Tanah Air.

Beragam jenis produk dan jasa bahkan mulai dipasarkan melalui sistem jualan online ini guna meraup keuntungan yang menggiurkan setiap bulannya. Apabila sebelumnya masyarakat di Tanah Air sudah terbiasa dengan sistem tatap muka langsung, akhir-akhir ini mereka lebih tertarik untuk melakukan belanja online. Pasalnya, belanja online merupakan teknik bertransaksi yang mudah, sederhana, dan praktis untuk dilakukan. Hanya dengan bermodalkan laptop/gadget/PC dan akses internet, kita sudah bisa langsung melakukannya.

Fenomena inilah yang kemudian dimanfaatkan dengan seoptimal mungkin oleh sejumlah pelaku usaha di Tanah Air agar dapat meraih pundi-pundi uang yang besar, yakni dengan cara membuat toko online. Seperti halnya yang dilakukan oleh Frianto Moerdowo, Putu Gusindra Divanatha, dan Kadek Agus Yusida yang mulanya berkeinginan untuk memfasilitasi pelaku UKM untuk mengembangkan bisnisnya, kini merintis bisnis Jarvis-store secara online.

Jarvis Store adalah toko online yang dirancang khusus untuk membuat desain bagi mereka yang berkeinginan untuk menawarkan sejumlah produknya secara online. Bisnis online tersebut mulai dirintisnya sejak tahun 2013 lalu.

Ketiga pemuda ini menunjukkan jika usaha di bidang startup juga mampu menghasilkan laba yang menggiurkan, salah satunya pada bulan Juni 2016 lalu, pendiri Jarvis Store berkesempatan untuk berkunjung ke markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat melalui program yang bertajuk Launchpad Accelerator. Melalui program tersebut, Frianto dan kedua rekannya mendapatkan suntikan modal sebesar US$ 50.000.

“Pada tahun 2013 lalu, kami menciptakan peluang kerja melalui internet untuk mempermudah UKM yang ingin berjualan online. Kala itu, saya masih menjadi seorang mahasiswa dan ingin mencari kerja sampingan, ternyata lebih banyak untuk jalur online,” tutur CEO dan Founder Jarvis Store, Frianto Moerdowo.

Toko online Jarvis Store ini dirintis Frianto dan kedua rekannya dengan bermodalkan Rp 30 juta dan sampai saat ini, terlah tergabung 25.000 pengguna jasa Jarvis Store yang menawarkan serta mendesain produknya secara online. Kini, ketiga pemuda itu tengah memfokuskan diri untuk mendongkrak jumlah penggunanya serta mempermudah desain toko online melalui bisnisnya itu.

“Sejauh ini, sudah ada 25.000 pengguna yang berperan aktif di sini dari seluruh wilayah Indonesia. Perkiraan modal awal yang kami keluarkan saat itu adalah Rp 30 juta. Untuk masalah pendapatan yang kami raup, kami belum bisa membeberkannya,’ pungkas Frianto.

Dari jumlah 25.000 pengguna jasa desain toko online yang sudah tergabung di Jarvis Store, produk yang dominan ditawarkan adalah di bidang fashion, yakni sebesar 60% dan sisanya adalah produk makanan maupun elektronik.

Tahun 2018 nanti, Jarvis Store memiliki target untuk melayani 500.000 pengguna agar bisa memasarkan produk-produknya melalui sistem online. Melalui jasa ini, setiap pelaku UKM diharapkan bakal memiliki jumlah pembeli lebih banyak lagi. “Target kami di tahun 2018 adalah memiliki 500.000 UKM, sehingga mereka bisa mengembangkan usahanya melalui jasa toko online ini,” jelasnya.

Bagi setiap UKM yang ingin menggunakan jasa desain toko online di Jarvis Store, bisa memulainya dengan hanya bermodalkan Rp 100.000 sampai Rp 500.000 saja untuk membayar paket produknya. Sementara untuk template dari toko onlinenya, ada yang bisa didapatkan secara cuma-cuma dan ada juga yang berbayar.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button