yandex
Internasional

Ini Upaya Pemerintah Tangani 230 WNI yang Terancam Hukuman Mati

Jakarta: Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan, saat ini ada 230 warga negara Indonesia terancam hukuman mati di luar negeri. Pemerintah melakukan segala macam upaya agar mereka bisa diampuni.

“Kalau titik sasarannya pemerintah kita cari tokoh yang dihormati oleh pemerintah atau raja setempat, kalau titik sasaran hukumnya menyangkut masalah keluarga atau rakyat biasa, kita cari siapa yang mempunyai kedekatan dengan keluarga,” kata Nusron dalam dialog Primetime News Metro TV, Rabu (15/4/2015).

Nusron mengatakan pemerintah pasti akan memberikan bantuan hukum kepada warga negara Indonesia yang terancan hukuman mati. Pemerintah juga melakukan upaya-upaya diplomasi dengan mengirim diplomat untuk berunding. Lalu, lanjut Nusron, pemerintah mengirim tokoh-tokoh informal yang dihormati di berbagai negara pengeksekusi WNA.

“Yang terakhir pihak pemimpin negara menelfon atau berkirim surat kepada antar pempin negara agar mereka diampun” jelas Nusron.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut berduka cita atas eksekusi mati yang menimpa Siti Zaenab, tenaga kerja Indonesia asal Bangkalan, Jawa Timur. JK mengaku Pemerintah Indonesia sudah berupaya maksimal.

“Sudah tiga presiden kirim surat ke Raja Saudi. Ada enggak (cara lain) di atasnya itu? Special offer dikirim berkali-kali. Tapi namanya orang pembunuhan ya bagaimana?” kata JK ditemui di kantornya, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015).

JK mengaku, dia hanya mampu turut berduka atas kematian Zaenab. Meski begitu, JK menegaskan, eksekusi mati yang dilakukan Pemerintah Saudi bukanlah hal yang diam-diam dilakukan. Pasalnya kasus tersebut sudah bergulir sejak 16 tahun silam.

“Kami prihatin, tapi itu bukan diam-diam, prosesnya sudah lama,” tutur JK.

MEL

Sumber : metrotvnews.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button