Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke dealer) pada dua bulan pertama 2016 mencapai 173.252 unit atau menurun 5,2 persen dari 182.934 unit di periode yang sama tahun lalu.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota di Indonesia membenarkan, kjialau pasar dalam dua bulan pertama tahun ini masih belum menunjukan adanya peningkatan.

Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto mengutarakan bahwa, tahun ini periode Januari-Februari, pemasaran Toyota secara ritel (dealer ke konsumen) mencapai 21.479 unit atau tumbuh 18,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 18.097 unit.

Jikalau mengacu pemasaran wholesales, jualannya juga meningkat dari 47.899 unit di tahun lalu, menjadi 50.307 unit di dua bulan pertama tahun 2016 ini.

“Awal tahun pendorongnya oleh model-model terbaru. All New Innova dan All New Fortuner, penerimaannya oleh masyarakat cukup baik. Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) dipercaya bisa memberikan stimulus penjualan mobil di awal tahun.” ujar Henry setelah acara Media Gathering Toyota IIMS di Thamrin, Jakarta Pusat pada hari Selasa kemarin.

“Tapinya kita tidak melihat dan menetapkan berapa target penjualan di IIMS. Sebab kita melihat gelombang beritanya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat akan sangat tinggi, sehingga bisa menarik minat masyarakat banyak,” ungkap Anton.