IHSG Masih Keok, Ini Saham yang Bisa Jadi Referensi

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berada di level support 5.385-5.390 dan resisten 5.445-5.458.

“Black marubozu di bawah area Middle Bollinger Band (MBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) cenderung turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih cenderung turun,” ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, dalam risetnya, Kamis (26/3/2015).

Dia mengatakan, laju IHSG sempat menyentuh batas atas area target resisten 5.425-5.440, meski berakhir di bawah level tersebut dan sempat berada di bawah area target support 5.425-5.440.

Dari sisi pergerakan chart, Reza menjelaskan tampaknya belum memperlihatkan adanya tanda-tanda kehidupan untuk bergerak naik, seiring dengan masih adanya aksi jual dari pelaku pasar. Namun, jika diasumsikan level low saat ini menyerupai pada 18 Maret 2015, di mana saat itu mulai tertahan penurunan dan terjadi kenaikan esok harinya maka peluang kenaikan tentunya masih ada.

“Tetap cermati volume perdagangan dan tetap antisipasi pelemahan lanjutan,” jelas Reza.

Dengan adanya ulasan pergerakan indeks tersebut, Reza memberikan saham-saham pilihan untuk investor pertimbangkan ketika hendak memilih, sebagai berikut:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di kisaran Rp 14.475-Rp 14.850. Shooting star mencoba bertahan di bawah Upper Bollinger Band (UBB). MACD mencoba golden cross diiringi peningkatan stochastic. Trading buy selama bertahan di atas Rp 14.550.

2. PT Acset Indonusa Tbk (ACST) di kisaran Rp 5.150-Rp 5.775. Morning star lewati Middle Bollinger Band (MBB). Volume beli mencoba meningkat diikuti peningkatan william’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 5.500.

3. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) di kisaran Rp 9.150-Rp 9.575. Tweezers top bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). RSI bergerak naik diikuti kenaikan MFI. Trading buy selama bertahan di atas Rp 9.350.

4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) di kisaran Rp 1.165-Rp 1.245. White marubozu dekati Upper Bollinger Band (UBB). Volume beli meningkat diimbangi peningkatan mass index. Target resisten Rp 1.185 mampu terlampaui. Trading buy selama bertahan di atas Rp 1.190.

5. PT United Tractors Tbk (UNTR) berada di kisaran Rp 20.950-Rp 21.500. Bearish harami di area Middle Bollinger Band (MBB). Target support Rp 21.000 mampu bertahan namun, william’s %R bergerak turun. Trading sell jika Rp 21.200 gagal bertahan.

6. PT Astra International Tbk (ASII) berada di kisaran Rp 8.100-Rp 8.350. Spinning dekati Upper Bollinger Band (UBB). RSI bergerak naik diikuti peningkatan William’s %R. Trading buy selama bertahan di atas Rp 8.200.

AHL

Sumber : metrotvnews.com