Liga Primer Inggris – Nama Kelechi Iheanacho musim ini sepertinya sedikit demi sedikit mulai sirna. Pernah bersinar di awal musim kala Sergio Aguero didera cedera, Iheanacho seolah seperti lenyap dari skuat inti Manchester City. Kemunculan pemain belia seperti Raheem Sterling, Leroy Sane, dan kini Gabriel Jesus sepertinyanya membuat tempat Iheanacho di Etihad semakin terpojok.


Jika menilik ke musim panas yang lalu, Iheanacho sesungguhnya membuat pengorbanan yang cukup besar. Ia menolak peluang untuk bergabung dengan tim Nasional Nigeria yang akan bermain di Olimpiade. Alasannya, ia lebih memilih untuk menetap di City dan berupaya untuk memenangkan hati sang juru taktik, Pep Guardiola. Dan, pilihannya itu pun sempat berubah menjadi hasil yang bagus.

Ketika Aguero harus menepi akibat cedera, Iheanacho membukukan tiga gol dalam tujuh laga, salah satu diantaranya ialah angka kemenangan City pada laga dengan rival sekota mereka, Manchester United di bulan September lalu. Seusai sempat mengalami puasa gol selama sembilan laga, Iheanacho kembali mengemas gol pada laga Boxing Day kontra Hull City. Tapi, sejak laga itu, tidak ada lagi jasa dari Iheanacho bagi The Citizen.

Striker berpaspor Nigeria tersebut tak lagi sering nampak di lapangan. Mulai mantapnya opsi utama Pep di sektor depan, termasuk kehadiran Jesus pada Januari lalu, membuat Iheanacho harus lebih bersabar mendapatkan jatah bermain. Dengan tiga gol dari empat laga yang sudah dibukukan Jesus sejauh ini, nama Iheanacho nampaknya akan kian terpojok.

Ditengah gemilangnya performa Jesus saat ini, ia malah harus mendapat musibah. Pada laga akhir pekan kemarin di Liga Primer Inggris, Jesus menderita cedera metatarsal dan diperkirakan akan menepi hingga akhir musim. Memang, masih ada nama Aguero yang sudah jelas akan menjadi opsi utama. Hanya saja, kini Iheanacho jelas akan lebih diperhitungkan oleh Pep dibanding dalam sejumlah laga terakhir.

Dini hari tadi pun The Citizen baru saja mengarungi laga di FA Cup kontra Huddersfield. Dalam laga itu Iheanacho pun belum juga diberi jatah bermain oleh si juru racik strategi. Pada pertandingan yang berujung dengan hasil kacamata 0-0 itu, Sergio Aguero lah yang menjadi opsi utama Pep di sektor depan, namun Aguero tidak dapat berbuat banyak karena sang tuan rumah bermain cukup defensif dan pertahanannya bisa dikatakan kokoh.

Pada tanggal 22 Februari nanti City akan melakoni pertandingan babak 16 besar Liga Champions kontra AS Monaco. Meskipun Sergio Aguero akan jadi opsi utama Pep di sektor depan, namun bukan tidak mungkin bahwa sang juru taktik akan menurunkan Iheanacho. Dan jika ia mendapat jatah bermain, tentu ia harus mengerahkan semua yang dimilikinya agar dapat menarik perhatian sang pelatih.

Dan, jika ia dipercaya nantinya, tentu Iheanacho wajib mengerahkan performa terbaiknya kepada sang juru taktik agar ia mendapat jatah bermain lebih banyak di pertandingan-pertandingan berikutnya.