Dr. Oz memaparkan bahwa di dalam tubuh manusia terdapat 5 jenis kulit, yakni terdiri dari kulit kering, normal, berminyak, sensitif, dan kombinasi. Dari kelima jenis kulit tersebut, wanita di Indonesia paling banyak memiliki kulit berminyak, utamanya di bagian kulit wajahnya.

Pada dasarnya, ada beragam hal yang menyebabkan tingginya produksi minyak di dalam kulit, salah satunya adalah makanan yang diasup setiap harinya. Lumrahnya, tak sedikit yang menyadari adanya makanan penyebab kulit wajah berminyak, sehingga tanpa disadari makanan tersebut bisa memicu munculnya komedo, jerawat, serta menjadikan wajah tampak kusam. Karena itu, sebagai salah satu cara mengatasi kulit berminyak adalah dengan membatasi makanan yang diasup setiap harinya.

Perlu kita ketahui, minyak yang diproduksi di dalam tubuh berfungsi untuk mempertahankan kesehatan kulit dengan menjaga kelembapan kulit serta meluputkan dari kondisi kering. Namun sayangnya, orang-orang yang memiliki kulit wajah berminyak lebih rentan terhadap pori-pori yang membesar. Kondisi tersebut menjadikan seseorang lebih mudah mengalami masalah kulit, seperti komedo dan jerawat.

Faktanya, apabila dibandingkan dengan pemilik kulit kering, mereka yang miliki kulit berminyak cenderung lebih awet muda. Kondisi ini berhubungan dengan munculnya keriput yang dihambar oleh minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar sebaceous.

Tapinya, apabila produksinya terjadi secara berlebihan, maka akan menimbulkan beragam masalah kulit sehingga akan mengganggu penampilan anda setiap harinya. Oleh sebab itu, anda perlu berhati-hati dalam mengasup makanan. Di bawah ini adalah beragam jenis makanan yang harus dibatasi oleh anda pemilik kulit berminyak.

1. Makanan cepat saji

Mengasup makanan cepat saji, seperti kentang goreng, pizza, maupun burger miliki kandungan sodium dan lemak yang tinggi. Tak hanya itu, sebagian besar makanan cepat saji juga kaya akan kandungan lemak trans yang berpengaruh terhadap sirkulasi darah, sehingga mengakibatkan penyumbatan pori-pori pada kulit wajah dan resiko munculnya jerawat pun lebih besar.

2. Karbohidrat olahan

Makanan yang mengandung karbohidrat olahan, seperti biskuit, roti tawar, dan berbagai jenis kue lainnya, memang dengan mudah dicerna di dalam aliran darah. Tapinya, setelah mengasup jenis makanan seperti ini, maka kadar insulin di dalam darah akan semakin meningkat.

Peningkatan kadar insulin tersebut juga akan mendongkrak kadar androgen yang mampu merangsang produksi sebum, sehingga lebih rentan menjadikan kulit berminyak dan berjerawat. Oleh sebab itu, sebaiknya anda batasi untuk mengasup jenis makanan seperti itu sehingga kulit anda tetap sehat dan tidak meningkatkan berat badan anda.

3. Daging merah

Perlu anda ketahui, tingginya kandungan minyak pada kulit wajah juga dapat disebabkan oleh daging merah. Dengan mengasup daging merah, maka akan terjadi pelonjakan produksi sebum, sehingga menjadikan pori-pori tersumbat dan menyebabkan jerawat. Pasalnya, jenis daging yang satu ini miliki kandungan lemak jenuh yang tinggi dan apabila dikonsumsi dengan jumlah yang berlebihan, maka bisa mengakibatkan peradangan.

4. Produk olahan susu

Kulit berminyak pada wajah juga dapat disebabkan karena mengasup produk olahan susu secara berlebih. Di dalamnya, jenis makanan yang satu ini kaya akan protein, yakni terdiri dari kasein serta whey protein yang mampu mendongkrak kadar minyak di dalam kulit.

Pada dasarnya, whey protein miliki nilai gizi yang tinggi serta banyak dimanfaatkan guna membentuk massa otot. Tapinya, apabila dikaitkan dengan kesehatan kulit wajah, whey protein mampu meningkatkan produksi sebum secara berlebihan. Sementara kandungan kasein memicu terjadinya pertumbuhan hormon 1 dan mengaktifkan reseptor androgen insulin, sehingga menyebabkan jerawat yang dapat menggagu penampilan.