Evan Dimas menorehkan sanjungan dari seorang pemain gelandang senior, Firman Utama karena telah kembali merumput bersama Bhayangkara Surabaya United usai berlatih di Spanyol dalam waktu tiga bulan terakhir.

Setelah selesai menjalani pertandingan ndonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 antara Bhayangkara Surabaya United vs Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Firman Utina berpendapat bahwa Evan Dimas memiliki badan yang lebih kuat dan kekar, namun tetap lentur dalam bermain.

“Evan punya badan yang kekar, tapi tetap lentur dalam setiap permainan. Dengan apa yang dimilikinya saat ini, saya yakin jika nantinya dia akan menjadi pemain bintang,” ungkap pemain kelahiran Manado, 15 Desember 1981 itu.

Di sisi lain, Evan Dimas sendiri merasa bangga lantaran ia menerima pujian dari Firman Utina. Ternyata, pemain gelandang Persebaya Surabaya itu sudah sejak lama mengidolakan Firman Utina. Ia pun terinspirasi oleh sosok Firman Utina.

“Saya bersukacita karena dapat sanjungan dari idola saya. Tapi itu tidak bakal membuat saya jadi angkuh, karena masih banyak yang harus dikoreksi. Tak hanya belajar bermain bola, saya juga mesti belajar dalam bersikap di luar dan diluar lapangan. Saya mengidolakan Utina tidak hanya permainannya, namun juga sikapnya. Ia rendah hati dan saya senang mengenalnya,” ujar Evan Dimas.