Rider kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, masih mendapati kendala berupa kekurangan dana untuk melunasi biaya berlaga di balap Formula One (F1) musim 2016. Dari 15 juta euro atau sekira Rp225 miliar yang diminta oleh pihak Manor, Rio baru memberikan uang muka sebesar lima juta euro (sekira Rp75 miliar).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengutarakan bahwa sampai detik ini masih belum ada sponsor baru yang dapat membantu Rio bertahan pada debutnya di balap F1. Meski begitu, Imam menegaskan bahwa semua pihak masih berupaya mencari sponsor untuk Rio.

“Setidaknya disaat sekarang ini masih belum ada isu apakah ada tambahan sponsor baru untuk Rio,” tutur Imam.

Saat berjumpa Rio di Melbourne, Imam mengutarakan bahwa akan terus mendekati para pengusaha agar mereka mau membantu Rio. Namun pemerintah (dalam hal ini Menpora) hanya bertindak sebagai pembuka jalan, karena Imam menyerahkan seluruh teknisnya kepada Kiky Sport selaku manajemen pembalap 23 tahun.

“Saat di Melbourme kami telah berjumpa dengan Rio dan lekas mengumpulkan para pengusaha untuk membantu Rio. Tapi tentang kepastian, karena terkait teknis, maka saya tidak terlalu jauh untuk melihat. Kami selalu bilang kepada pengusaha bahwa mereka akan dihubungi oleh kiky Sport selaku manajemen Rio. Jadi kami hanya sebagai marketing saja. Selebihnya urusan Kiky Sport,” tuntas Imam.