Takkan ada lagi “Sony Computer Entertainment (SCE)” dan “Sony Network Entertainment (SNE)”. Kedua divisi bakal bergabung dalam satu payung “Sony Interactive Entertainment” atau disingkat SIE.

Hal ini bermaksud untuk menghilangkan sekat antara dua perusahaan. Sehingga semua entitas hiburan alias “entertainment” di Sony bisa lebih menyatu dan berkolaborasi.

“Dengan wujudnya yang lebih kuat dan objektif yang lebih nyata, tapinya kami akan semakin fokus mengembangkan bisnis PlayStation,” ujar pimpinan PlayStation Andrew House, pada hari Minggu kemarin.

Diketahui, SCE selama ini bertanggung jawab dalam memproduksi perangkat PlayStation dari generasi pertama hingga terakhir. Selain itu, SCE juga mengembangkan dan meriliskan berbagai judul permainan video.

Mengenai SNE menutupi dua layanan utama, yakni “Video Unlimited” dan “Music Unlimited”. Pada “Video Unlimited”, pengguna bisa membeli atau menyewa video PlayStation dan film-film terbaru Sony Blu-ray.

Disaat ini “Music Unlimited” ialah layanan musik berbasis cloud yang tersedia di 19 negara. Ada lebih dari 25 juta musik tersedia di Music Unlimited. Sinkronisasinya bisa dilakukan ke Mac, PC, PlayStation 3, PlayStation 4, Bravia TV, dan sebagainya.

Kedepannya, target SIE adalah memelihara dan mengekspansi basis pengguna PlayStation dengan membuahkan inovasi-inovasi termutakhir.

“Kami akan meningkatkan pengalaman unifikasi tuk memudahkan konsumen mengakses game-game terbaik di dunia,” ujar Andrew House perwakilan Sony.

SIE akan bergedung pusat di San Mateo, California, AS. Ada juga dua gedung cabang lainnya di Tokyo, Jepang dan London, Inggris. Perusahaan baru ini mulai efektif bekerja pada hari Jumat kemarin.