Diperiksa 9 Jam, Fahmi Zulfikar Jelaskan Pembahasan APBD-P DKI 2014

Jakarta: Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fahmi Zulfikar mengaku diperiksa penyidik Bareskrim Polri selama sembilan jam. Fahmi diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) dalam APBD DKI 2014.

“Pertanyaan dari penyidik banyak sekali. Tapi, intinya hanya jelaskan soal pembahasan perubahan APBD DKI 2014,” kata Fahmi yang datang mengenakan batik hitam bercorak cokelat tersebut di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Namun, Fahmi enggan menjelaskan proses perubahan APBD 2014 dengan alasan penjelasan sepenuhnya sudah dibeberkan kepada penyidik.

Selain tentang pembahasan perubahan APBD DKi 2014, politisi dari Partai Hanura ini juga menyatakan bahwa pengadaan UPS adalah usulan dari sekolah. Namun, Fahmi tidak buka mulut ketika ditanya apakah usulan tersebut juga datang dari DPRD DKI.

Fahmi pun memilih bungkam saat ditanya apakah dirinya mengenal Alex Usman, salah satu tersangka kasus UPS yang saat itu menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Barat.

Fahmi pun enggan menjawab pertanyaan-pertanyaan awak media yang ditujukan padanya. Ia terus mengaku tak tahu terkait dugaan keterlibatan anggota DPRD DKI dan perihal penggeledahan yang dilakukan penyidik DKI di DPRD DKI pada Senin 27 April lalu.

“Tidak tahu, tidak tahu,” pungkasnya.
LOV

Sumber : metrotvnews.com