Dini Fronitasari Dosen Kalkulus UMN yang Bikin Semangat Mahasiswanya

DUAKALI.COM, Jakarta – Mahasiswa mana yang tidak mengetahui mata kuliah Kalkulus? mendengar namanya saja sudah enggan untuk mengingatnya kembali. Kebanyakan mata kuliah ini merupakan momok bagi mahasiswa dan sangat malas sekali untuk mempelajarinya, tetapi bagaimana jika yang mengajar adalah dosen yang sangat cantik?

Beruntung sekali para mahasiswa di kanmpus Universitas Multimedia Nusantara. Di kampus yang beralamat di Jl. Scientia Boulevard, Summarecon Gading Serpong, Kec. Tangerang, Banten ini salah satu dosennya sangat populer. Selain karena pintar, ia dikenal oleh para mahasiswa sebagai dosen yang cantik. Dia bernama Dini Fronitasari ST MT, meskipun sudah statusnya sudah tidak single, tetapi dosen ini tetap menjadi penyemangat para mahasiswanya.

Gara-gara wajahnya mirip artis Korea ini, perempuan alumni dari Universitas Indonesia ini membuat para mahasiswa makin rajin belajar. Bahkan tiap kali dia menegajar, kelas selalu penuh. Tak jarang mahasiswa dari jurusan lain juga bergabung untuk mengikuti kuliahnya.

Mempunyai dosen yang enak dipandang bisa mengubah mata kuliah yang susah menjadi menyenangkan.

Padahal mata kuliah yang diajarkan sungguh mata kuliah yang menyebalkan Kalkulus. Namun gara-gara ibu dosen yang mengajar sangat menyenangkan mata kuliah itu terasa lebih ringan .

ketika Citizen6 menghubungi via telepon Kamis, 11 Juni 2015 pukul 14:50 WIB, dosen yang punya akun Instagram @dinifsr ini memang punya pendekatan mengajar yang unik. Dalam mengajar Dini yang hobi menyanyi ini memakai pendekatan lebih sebagai teman ke mahasiswanya. “Di kelas saya tak lebih pintar dari para mahasiswa, hanya tahu lebih dahulu saja, katanya.

Dini Fronitasari Dosen Kalkulus UMN yang Bikin Semangat Mahasiswanya 1

Menurutnya menjadi dosen adalah panggilan hatinya. Karena itu sejak lulus kuliah ia serius berkarir di bidang akademi. Sebelumnya Dini juga menjadi dosen di Universitas Bina Nusantara (Binus)

Karena kepiawaiannya dalam mengajar itu menjadikan semangat para mahasiswa lebih membara. “Terima kasih ibu dosen cantik telah mengajarkan kami ilmunya, ” kata salah satu mahasiswa.