Prancis memang menang atas Belanda di dalam laga persahabatan. Tapinya Didier Deschamps melalaikan manfaatkan kelengahan Prancis yang sempat membuang keunggulan dua gol.

Prancis meraihkan poin penuh dengan skor 3-2 atas Belanda. Kemenangan Prancis sangat ditentukan oleh Blaise Matuidi tiga menit menjelang laga usai.

Prancis membuka laga dengan yahud. Mereka langsung unggul 2-0 dalam waktu 13 menit pertama pertandingan. Gol-gol Prancis dilesakkan oleh Antoinne Griezmann dan Olivier Giroud.

Tetapi Belanda mampu mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Gol Luuk de Jong pada menit ke-47 dan Ibrahim Afellay di menit ke-86 membuat kedudukan menjadi sama kuat 2-2.
Alhasil kemenangan Prancis baru dipastikan dengan Matuidi tiga menit menjelang laga usai. Gelandang Paris Saint-Germain itu membuat gol setelah menerima umpan terobosan dari Anthony Martial.
Biarpun menang, Deschamps miliki evaluasi untuk timnya. Dia secara khusus mengamati konsentrasi Prancis yang melemah di babak kedua.

“Gol pertama Belanda oleh Luuk de Jong dicetak dengan tangan, tapinya kami merasa kurang konsentrasi di gol kedua dan kami harus menghindari itu,” ujar Deschamps.
“Kami memainkan taktik babak pertama dengan sangat apik, tapinya di babak kedua lebih buruk. Kami akhirnya menang dan skenarionya menguntungkan kami, tapinya sekarang ini kami harus lebih fokus.”
“Kami mengendalikan pertandingan tersebut dan bisa saja berakhir imbang 2-2. Kami miliki tujuh sampai delapan peluang dan harus bisa mengelola laga lebih baik ketibang itu, Pertandingan persahabatan Les Bleus akan dilanjutkan dengan bertemu Rusia pada hari Selasa mendatang, ” katanya.