yandex
Sepak Bola Luar Negeri

Denmark Superior Bagaimana dengan Indonesia?

Jakarta: Mengirimkan 18 wakilnya di Yonex German Open 2015 Indonesia gagal meraih gelar juara. Memang Indonesia tidak diperkuat oleh para langganan juara seperti Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad atau Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Tapi situasi itu tak bisa menjadi alasan untuk berprestasi. Setidaknya Indonesia harus bisa membuktikan diri kekuatan bulu tangkis Indonesia masih ada di kancah dunia.

Justru Denmark yang saat ini tengah bangkit. Mereka tidak hanya mengandalkan nomor tunggal saja tetapi di nomor ganda mereka sudah memiliki indeks prestasi yang mentereng.

Bayangkan saja Denmark berhasil menguasai nomor tunggal putra ganda putra ganda putri dan ganda campuran di German Open 2015. Tentu untuk melakukan apa yang Denmark lakukan butuh proses yang tidak pendek. Mereka pasti sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak lama terukur dan terus berkembang.

Sementara Indonesia pebulu tangkis Dionysisus Hayom Rumbaka yang menjadi andalan di tunggal putra harus puas menjadi runner-up. Hayom takluk dari Jan O Jorgensen dengan straight game 21-18 dan 21-17.

Hayom Rumbaka meraih juara dua di Yonex German Open 2015. (Foto: Dok. PBSI)

Selain Hayom ganda putri Della Destiara Haris/ Rosyita Eka Putri Sari juga gagal juara lantaran dibekap pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamiilla Ryther Juhl dengan permain tiga game.

Kegagalan di German Open 2015 harusnya dijadikan bahan evaluasi oleh pengurus PBSI serta elemen-elemen lainnya yang berhubungan dengan prestasi atlet. Keseriusan untuk meningkatkan prestasi harus terus dilecut sehingga tidak sekadar wacana semata.

Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga harus aktif membenahi sektor bulu tangkis Indonesia. Jangan sampai mereka hanya berkutat dengan masalah-masalah di sepak bola Indonesia saja. Kemenpora harus adil dan tetap berikan porsi yang sama kepada cabang olahraga lainnya.

Atlet juga harus diberi tanggung jawab yang besar. Sebagai generasi penerus mereka patut bekerja keras demi untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis nasional. Kalau perlu atlet-atlet yang ada saat ini bisa melebihi prestasi yang sudah ditorehkan pada masa lampau.

Jika semua elemen terkait bulu tangkis sudah padu dan memiliki satu misi yang sama untuk meningkatkan prestasi bukan mustahil Indonesia bisa kembali ke masa kejayaannya. Semoga…
HIL

Sumber : Metrotvnews.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button