Bisnis kuliner memang terbilang begitu menjanjikan bagi setiap pebisnis yang menggelutinya dengan kesungguhan dan tekad yang bulat. Seperti halnya yang dialami Henly Laylasari, yang sukses menekuni bisnis cupcake yang dinamainya Cute Cupcakes.

Berbeda dengan jenis usaha cupcake lainnya yang toppingnya hanya dibentuk motif bunga saja, Henly menawarkan cupcake yang toppingnya berbentuk beragam motif animasi. Tidak hanya itu saja, base cupcake yang dibuatnya juga diracik dengan menggunakan adonan sponge cake sehingga memberikan tekstur yang lembut. Dari bisnis cupcake yang dirintisnya, Henly pun sukses meraih omzet mencapai Rp 36 juta per bulannya.

Awalnya, bakat Henly ini hanya disalurkannya di sebuah pameran kuliner yang diselenggarakan di Mall Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Semakin besarnya permintaan dan ketertarikan masyarakat terhadap produknya tersebut, memberanikan Henly untuk membuka sebuah gerai cupcakenya dengan mengusung nama Cute Cupcakes.

Supaya bisnis cupcakenya semakin dikenal secara meluas, Henly pun gencar melakukan beragam promosi seperti membagikan brosur dan memasarkannya melalui sejumlah media sosial, seperti Instagram, Facebook, maupun Twitter.

Tidak hanya itu saja, Henly juga gencar melakukan bazar maupun pameran di sejumlah sekolah. “Dalam bisnis cupcake ini, saya membidik pasar di kalangan anak-anak sekolah. Untuk itu, saya pun sering mengikuti sejumlah bazar di sekolah-sekolah,” tutur Henly.

Cute Cupcakes miliki Henly menyajikan beragam varian Cupcakes dengan topping serta karakter yang berlainan. Untuk toppingnya sendiri, ditawarkan beberapa varian seperti edible, 2 dimensi, buttercream, pandant, dan topping 3 dimensi. Sementara untuk karakternya sendiri, para konsumennya bisa memilih karakter animasi seperti Doraemon, Rabbit, Elmo, Angry Bird, Naruto, dan juga Barbie.

cute-cupcakes

Salah satu keunggulan yang dimiliki produk cupcakes dari Cute Cupcakes ini adalah diracik menggunakan bahan dasar yang berkualitas, yakni jenis sponge cake. Karena umumnya, cupcakes dari usaha sejenis menggunakan jenis muffin. Selain itu, Henly pun menyediakan dua varian cake, yaitu sponge vanilla dan cokelat.

Untuk butter creamnya, Henly mencampurkan mentega putih dari Australia dan mentega lokal yang perbandingannya mencapai 50% : 50%. Dari perpaduan kedua bahan tersebut, butter cream yang dihasilkan tidak mudah lengket dan juga meleleh. Tak hanya itu, cita rasanya pun sudah tak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Dalam pembuatan butter creamnya, Henly juga menggunakan bahan pewarna makanan khusus, yakni merek Cross dan Wilton. Jika dibandingkan dengan jenis pewarna makanan lainnya, kedua merek tersebut mampu menghasilkan warna yang lebih pekat, sehingga Henly hanya menggunakan beberapa tetes saja. Menariknya, kedua pewarna itu juga tidak meniliki rasa yang pahit.

Sejumlah produk cupcakes yang dibuat Henly juga mampu bertahan selama 3 hari di luar lemari es, sedangkan jika dimasukan dalam lemari es, kue yang dibuatnya mampu bertahan 1 minggu. Dalam bisnis cupcakesnya ini, apabila ada cupcakes yang tidak habis terjual setelah 3 hari, ia membagi-bagikannya kepada tetangga terdekatnya dan juga para karyawannya.

Setiap harinya, Cute Cupcakes milik Henly ini mampu mendapatkan pesanan dan pembelian mencapai 70 pcs. Dari jumlah penjualan tersebut, besarnya omzet yang dicapainya sebesar Rp 1,26 juta. Apabila diperhitungkan dalam satu bulan, Henly mampu menjual sebanyak 2.100 pcs yang omzetnya mencapai Rp 36,7 juta setiap bulannya. Untuk keuntungannya sendiri, Henly mengaku bisa meraup 45,6 persennya dari omzet yang didapat.

Dalam menggeluti bisnis cupcake ini, Henly mempekerjakan 5 orang karyawan. 3 orang diantaranya memiliki tugas dalam hal produksi dengan gaji Rp 800 ribu plus makan 3 kali, bonus, dan juga tempat tinggal. Sementara 2 karyawan lagi bertugas di gerainya dengan gaji bersih Rp 1 juta setiap bulannya.