Dalam waktu dekat ini, kabarnya Christian Eriksen mengambil keputusan untuk hengkang dari Tottenham Hotspur. Menurut Martin Schoots, selaku agen pemain menyatakan bahwa adanya peraturan baru yang diterapkan disana tentunya menjadikan para pemain asing kesulitan untuk beeradaptasi.

Memang, negara-negara Britania serta Inggris bakal segera keluar dari Uni Eropa. Hal itu menunjukkan bahwa bakal ada adaptasi baru disana, mulai dari sektor ekonomi, bisnis, kehidupan, dan lainnya. Terjadinya Brexit menjadikan imbas yang tidak berkenan bagi semua pihak sepakbola di Inggris, khususnya mereka yang berasal dari luar Britania.

Tak terkecuali dengan Christian Eriksen yang lantas bakal merapikan kembali izin kerjanya apabila hendak melanjutkan bermain di Premier League. Sebab, izin kerja sebelumnya tidak menjadi masalah bagi para pemain yang berasal dari Uni Eropa, namun saat ini menjadi masalah yang besar jika Inggris keluar dari Uni Eropa.

“Saat ini, kenyataan yang terjadi adalah sebagian besar pemain di Premier League bakal merapikan izin kerja mereka. Dengan kondisi tersebut, lebih baik jika saya mengajak Christian Eriksen untuk mundur dari Tottenham,” tutur Scoots.

Sejauh ini, karier pemain berusia 24 tahun itu bersama Tottenham Hotspur sudah berlansung selama 3 tahun. Selama itu, Christian Eriksen sudah tampil dalam 127 laga dengan perolehan gol sebanyak 30 gol di sejumlah pertandingan yang ada.

Kabarnya, AS Roma menjadi salah satu klub yang meminati pemain kelahiran 14 Februari 1992 ini, dimana Eriksen sempat dipercaya membela Roma pasca hengkangnya Miralem Pjanic. Apalagi Eriksen adalah pendukung Roma serta mengaggumi Francesco Totti. Jika memang benar AS Roma meminatinya, besar kemungkinan Eriksen tidak akan menolak tawaran yang diberikan i Giallorossi.