Tim nasional Inggris belum terbebas dari “tulah” pertandingan pembuka Piala Eropa. Tapinya, Inggris bermain imbang 1-1 melawan Rusia, pada hari Sabtu kemarin.

Inggris bermain sangat menguasai pada pertandingan di Stadium Velodrome itu. Tapinya, mereka baru bisa mencetak gol pada menit ke-73 melalui freekick Eric Dier.

Sampai diakhir pertandingan kedua, Inggris tetap unggul 1-0. Tapinya, jelang menit kedua masa injury time, kemenangan mereka yang sudah di depan mata “buyar” lantaran sundulan Vasiliy Berezutsky.

“Gol itu ialah kekecewaan terbesar buat kami,” tutur pelatih Three Lions, Roy Hodgson, seusai laga seperti yang diberitakan dari BBC.

Inggris pun harus kecewa bermain imbang 1-1. Hal ini menambahkan tren negarif “The Three Lions”, julukan timnas Inggris, yang tak pernah menang dalam laga pembuka kompetisi antarnegara Eropa.

Termasuk keterlibatan di Perancis 2016, Inggris sudah 9 kali gagal mengandaskan lawan pada duel perdana. Tren negatif itu diawali oleh kekalahan 0-1 saat menghadapi Yugoslavia di Italia 1968.

Dalam 8 edisi selanjutnya, total yang dipetik “The Three Lions” pada laga pembuka adalah seri (1980, vs Belgia 1-1), kalah (1988; vs Irlandia 0-1), imbang (1992; vs Denmark 0-0), imbang (1996; vs Swiss 1-1), kalah (2000; vs Portugal 2-3), kalah (2004; vs Prancis 1-2), imbang (2012; vs Prancis 1-1), dan kini imbang juga (2016; vs Rusia 1-1).

“Saya merasakan kekesalan yang serupa dengan para pemain. Alhasil ini lebih dari sekedar frustasi. Skor imbang terasa seperti ditekuk. Keunggulan 1-0 seharusnya sempurna bagi Inggris,” ucap Hodgson.

“Kinerja kami layak membuahkan tiga poin. Tentu saja kami kesal, tapinya tim masih mendapatkan satu poin dan kami harus bangkit,” imbuh kapten Inggris, Wayne Rooney..

Inggris akan melakoni laga kedua Grup B menghadapi Wales, pada hari Rabu kemarin. Tapinya berbeda dengan The Three Lions, Wales menjadi negara Inggris Raya pertama yang bisa meraih kemenangan pada laga pertamanya di Piala Eropa.

Wales untuk sementara memuncaki klasemen Grup B berkat keunggulan agregat 2-1 atas Slovakia.