Manager Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mengharapkan timnya bisa menjawarai Liga Champion di musim mendatang. Sejauh ini, memang Die Bayern selalu urung dalam memboyong gelar tersebut lantaran selalu saja terhenti di putaran semifinal.

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, pelatih berusia 57 tahun itu resmi didaulat sebagai pelatih anyar Bayern Munchen sejak beberapa 11 Juli 2016. Setelah resmi menukangi Die Bayern, maka ujian besar pun sudah menghadangnya.

Carlo Ancelotti dituntut untuk melanjutkan supremasi Bayern di Liga Jerman, yang sebelumnya telah terukir di masa kepemimpinan Pep Guardiola dan Jupp Heynckes. “Saya hadir disini untuk menggantikan sosok pelatih yang sangat luar biasa dan saya bakal berusaha untuk melanjutkan jejaknya dengan baik. Saya ingin melanjutkan gaya kepemimpinanya, bukan untuk melakukan revolusi,” tutur Ancelotti.

Kepiawaian Ancelotti dalam menukangi sebuah tim memang sudah tak perlu diragukan lagi. Pelatih berkebangsaan Italia itu sempat memboyong AC Milan menjawarai Liga Champions di tahun 2003 dan 2007. Ia pun punya kontribusi yang penting saat Los Blancos mendapatkan gelar La Decima.

“Saat ini, Bayern Munchen bakal berusaha untuk bisa menjawarai seluruh pertandingan yang ada. Meski faktanya sangat sulit, namun kami akan terus berjuang, khususnya untuk menjawarai Liga Champions musim depan,”  tambahnya.

Saat ini, masalah terbesar yang terjadi di Die Bayern ialah posisi dari Mario Gotze. Di era kepemimpinan Pep Guardiola, Gotze tidak mendapatkan peluang yang bagus, padahal kepiawaiannya dalam bermain sudah tak perlu diragukan lagi.

Menanggapi hal ini, Carlo Ancelotti hanya menyatakan bahwa selama Mario Gotze menjadi pemain Bayern Munchen, maka dirinya akan memperlakukannya sama dengan para pemain lainnya. Saat ini, Ancelotti mengaku sudah sangat puas dengan skuad yang sudah ada sekarang dan belum berminat untuk melakukan pembelian pemain baru.