Cara Mengolah Bahan Makanan Untuk Menghindari Wabah Penyakit

Food and Drug Administration (FDA) baru-baru ini bekerja sama dengan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Departemen Pertanian AS untuk mempelajari sumber wabah penyakit selama 5 tahun terakhir.

Robert Brackett, Ph.D., Direktur Institut Keselamatan dan Kesehatan Pangan di Illinois Institute of Technology mengatakan bahwa makanan yang selama ini dianggap bersih rupanya dapat menyebabkan wabah penyakit.

Beberapa makanan yang terkontaminasi bakteri dalam daftar berikut ini mungkin mengejutkan:

– Daging sapi
Beberapa produk dari daging sapi dikatakan sebagai makanan yang mengandung bakteri E.coli yang dapat menyebabkan penyakit diare, muntah, gagal ginjal bahkan menyebabkan kematian. Untuk menghindari daging sapi dari bakteri, masak  pada suhu mencapai 165 derajat.

Jim Warner, direktur program dari jasa nutrisi dan koki rumah sakit di The Ohio State University Wexner Medical Center menganjurkan untuk berhati-hati dengan daging sapi yang tercampur dengan berbagai daging dalam satu paket.

– Daging ayam
Bakteri salmonella yang terkandung pada unggas seperti ayam dapat menyebabkan demam, diare, kram perut dan sakit kepala. Untuk menghindari hal itu, pastikan daging ayam telah dimasak secara menyeluruh untuk membunuh bakteri yang ada pada daging ayam.

– Daging babi
Daging babi juga banyak mengandung bakteri salmonella yang buruk bagi kesehatan Anda. Meski pemerintah telah menyarankan untuk memasak daging babi pada huhu 145 derajat, ini tidak menjamin perlindungan ekstra.

– Makanan laut
Selain bakteri salmonella dan Campylobacter yang juga dapat mempengaruhi daging lainnya, tiram dan kerang menimbulkan risiko tambahan untuk terkontaminasi dengan Vibrios, bakteri yang muncul secara alami di perairan laut. Ini dapat membuat Anda diare, kram, mual, muntah, demam dan menggigil. Masak makanan laut pada suhu 145 derajat untuk mengusir semua bakteri negatif tersebut.

– Buah-buahan berkulit keras
Pada laporan 2011, melon menyebabkan wabah raksasa listeria yang menimbulkan gejala serius termasuk mual, muntah, demam dan diare. Meskin Anda tidak memakan kulitnya, namun bakteri dapat dengan mudah tersembunyi di sudut dan celah kulit. Cuci semua buah-buahan sebelum Anda mengiris daging buahnya.

– Telur
Meski telur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, laporan mengungkapkan bahwa telur adalah penyebab 12 persen dari kasus salmonella. Perhatikan saat Anda membeli telur dan panaskan terlebih dahulu untuk membunuh bakteri.

– Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan sayuran lainnya menyebabkan penyakit akibat bakteri E.coli. Sebelum Anda mengkonsumsi sayuran hijau, bilas terlebih dahulu untuk  mencegah pertumbuhan bakteri.

– Produk susu
Susu dan produk susu lainnya menjadi penyebab t3/4 dari infeksi Campylobacter yang dapat membuat Anda berbaring lemah selama seminggu dengan kram perut, diare, dan demam. Meskipun bakteri ini biasanya dibunuh selama pasteurisasi, namun bakteri tersebut dapat berlama-lama berada di susu mentah. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi produk susu untuk menghindari gangguan kesehatan. (Ningtriasih/menshealth)
AWP

Sumber : metrotvnews.com