BNI Bidik Penyaluran Kredit Kemaritiman Rp1 Triliun di 2015

Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI mendukung penuh Program Jangkau, Sinergi, dan Guideline yang selanjutnya disebut ‘Jaring’. Dengan program ini, BNI optimistis akan terjadi percepatan dalam pembiayaan ke sektor kelautan dan perikanan.

“Program ‘Jaring’ akan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan mulai dari penangkapan ikan hingga mata rantai perdagangan hasil laut,” kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Achmad optimistis didukung oleh jaringan outlet BNI yang luas baik di dalam negeri maupun luar negeri serta Program Kemitraan Terpadu melalui Skema pembiayaan Kredit Kemitraan, dan Kredit Usaha Kecil dan Menengah, BNI yakin dapat menjembatani transaksi BNI yang telah menyalurkan kredit ke sektor kemaritiman dengan posisi outstanding sebesar Rp8,7 triliun per Desember 2014.

“Khusus sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu bagian dari subsektor kemaritiman, BNI menyalurkan pembiayaan Rp1,054 triliun atau 12,1 persen dari total outstanding di sektor kemaritiman. Pada 2015, BNI berkomitmen menyalurkan Rp1 triliun di sektor kelautan dan perikanan,” tutup Achmad.

Sementara itu, Direktur PT Bank Bukopin Tbk Mikrowa Kirana mengatakan pada prinsipnya Bank Bukopin mendukung Program Jaring yang diselenggarakan oleh OJK dan KKP. Bank Bukopin siap memacu penyaluran kredit ke sektor tersebut dan menjadikan segmen kemaritiman/transportasi laut sebagai salah satu sektor prioritas.

Hingga saat ini Bank Bukopin telah menyalurkan pembiayaan kelautan dan perikanan sebesar Rp2,19 triliun yang terdiri dari pembiayaan transportasi laut sebesar Rp2,1 triliun dan pembiayaan perikanan sebesar Rp89 miliar.

“Hingga akhir 2015, pembiayaan kelautan Bank Bukopin ditargetkan mencapai Rp2,67 triliun yang terdiri dari Rp2,5 triliun pembiayaan transportasi laut dan Rp170 miliar pembiayaan perikanan,” pungkasnya.
ABD

Sumber : metrotvnews.com