Ditengah kemajuan teknologi mobil yang semakin berkembang pesat, BMW, perusahaan mobil asal Jerman tak ingin ketinggalan dengan salah satu pesaingnya, Tesla untuk memproduksi mobil berkelas dengan teknologi yang berkualitas.

Harald Krueger, selaku CEO BMW menyatakan bahwa persaingan yang semakin ketat ini memberikan peluang bagi BMW untuk bisa menjadi produsen yang lebih baik lagi dengan melakukan pengembangan dan inovasi-inovasi baru, terutama pada teknologi cerdas.

“Sebelumnya kami mempunyai pesaing seperti Porsche, Mercedes dan juga Audi. Tapi saat ini ada pendatang baru yang rupayanya cukup berat, yakni Tesla atau Faraday Future. Tak hanya itu, ada juga beberapa perusahaan lainnya yang memiliki teknologi berkualitas misalnya seperti Baidu, Apple, Alibaba, ataupun Google. Kondisi seperti yang terjadi saat ini menggambarkan bahwa industri di dunia sudah mengalami perubahan,” tambah Krueger

Krueger kembali menandaskan bahwa teknologi yang semakin meningkat dengan cepat ini bakal merubah cara pengguna berinteraksi dengan kendaraan mereka masing-masing. Sejatinya, teknologi canggih tersebut sudah tersemat di Vision Next 100 (iNEXT) miliknya dan bakal dirilis pada 2021 mendatang.

“Bagaimana perasaan anda jika saat masuk ke sebuah kendaraan yang mampu memahami suasana hati anda. Bahkan dia lebih cepat mengerti daripada pasangan. Hal inilah yang akan didapat penggunanya saat berkendaran menggunakan Vision Next 100. Tidak hanya sekedar hubungan pengendara dengan mobil, melainkan lebih personal dari itu semua,” tandasnya.