Bisnis kuliner bento bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan dan menarik dijalankan, apalagi bila anda pandai untuk mengkreasikannya. Kini, jenis bisnis yang satu ini tengah digandrungi di Indonesia dan sudah bisa dijumpai di beberapa kota seperti Depok, Jakarta, Surabaya, Semarang, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, bento sejatinya merupakan makanan khas Jepang yang terdiri dari nasi serta lauk dan sayuran yang disajikan dengan praktis sehingga mudah dibawa dan dikonsumsi dimana saja. Dari tampilannya pun, bento disajikan dengan kemasan yang menarik dan menggugah selera.

Pada dasarnya, ide bisnis bisa menghasilkan keberhasilan apabila didasari dengan kesungguhan dan adanya peluang. Hal inilah yang direalisasikan oleh Adji dan Aditya Kusuma yang sukses menggeluti bisnis kuliner bento anak.

Melalui tangan kedua orang ini, bento disajikan dengan kemasan serta bentuk yang memikat hati anak-anak yang melihatnya. Aditya menyebutkan bahwa bisnis ini bermula dari perhatikan yang mereka berikan kepada para orang tua yang merasa kesulitan untuk memberikan makanan atau bekal untuk putera-puterinya.

“Anak-anak di masa kini sangat sulit diberikan makanan sehat. Sebagian besar dari mereka lebih suka mengasup junk food dan fast food. Atas dasar itulah kami memutuskan untuk menciptakan makanan sehat yang menyehatkan, memiliki rasa yang nikmat, serta punya kemasan yang menarik,” beber Aditya.

Bermodalkan dana yang tidak terlalu besar, Intan dan Aditya pun mulai menciptakan produk bento dengan sajian yang menarik dan lucu agar bisa disukai oleh anak-anak. Di awal bisnis kuliner bentonya ini, keduanya mencoba untuk menawarkan ke sebuha TK. Alhasil, bento yang dibuat mereka ternyata banyak diminati.

“Awalnya kami mencoba untuk menawarkannya ke sebuah TK dan hasilnya, banyak anak-anak yang menyukainya. Tanggapannya pun sangat positif, ada yang bilang lucu dan menarik. Bahkan ada salah satu orang tua murid yang memesan untuk pesta ulang tahun anaknya,” tambahnya.

Baru satu bulan menggeluti bisnis kuliner bento ini, Intan dan Aditya langsung memberikan brand terhadap produk bento buatannya dengan mengusung nama Benki Kitchen. Awal produksinya berlangsung pada bulan Februari 2016 lalu dengan memproduksi 30 bento yang memiliki bentuk panda untuk pesanan acara ulang tahun.

Dalam satu paket bentonya, Intan dan Aditya menyajikan nasi, sayuran wortel, brokoli dan jagung. Kemudian ditambahkan dengan ayam teriyaki, sosis, serta mayonnaise. Untuk meningkatkan minat pelanggannya, Benki Kitchen menawarkan menu bento yang beragam, seperti paket bento couple, olaf, girl, dan juga panda.

Untuk harganya sendiri, beragam menu Benki Bento dibanderol dengan harga yang bersahabat, yakni di kisaran Rp 20.000 sampai 25.000. Per bulannya, bisnis kuliner bento milik Intan dan Aditya ini mampu memproduksi 100 hingga 300 paket di awal usahanya.

Kini, Benki Kitchen mampu menghasilkan omzet mencapai Rp 20 juta setiap bulannya. “Di awal Bisnis kuliner bento ini kami hanya mampu menjual 100 sampai 200 paket per bulannya. Tapinya sekarang sudah mencapai 600 hingga 1000 paket. Omzet awalnya pada saat itu cuma ratusan ribu saja. Namun kalau saat ini sudah mencapai puluhan juta. Bahkan sudah pernah mencapai omzet Rp 20 juta sebulannya,” pungkas Aditya.

Tidak hanya memproduksi bento sesuai pesanan, Benki Kitchen juga ditawarkan langsung ke sejumlah TK ataupun PAUD yang ada di sekitar tempat usaha. Aditya menuturkan bahwa selain untuk mendongkrak promosinya, hal itu dilakukan mereka sebagai misi sosial untuk menyadari setiap orang tua akan betapa pentingnya memperhatikan asupan makanan yang sehat untuk anak-anak, utamanya ditengah maraknya restoran cepat saji.