Massimiliano Allegri (Juventus)
Benarkah Allegri Ditafsir akan hengkang dari La Vecchia Signora? 1
Massimiliano Allegri (Juventus)

Massimiliano Allegri saat ini mungkin sedang berada dalam salah satu momen terbaiknya. Dengan performa yang ditampilkan oleh anak didiknya sejauh ini, Nyonya Tua dinilai akan segera menorehkan rekor baru di dunia sepakbola Italia. Kemenangan gemilang yang mereka raih atas Crotone pun semakin mendekatkan diri mereka pada Scudetto musim ini. Dan hal terspesialnya, jikalau si Nyonya Tua sukses menyabet titel tersebut, maka itu gelar tersebut akan menjadi gelarnya yang keenam secara berturut-turut.

Torehan fantastis itu sontak akan menghiasi karir Allegri sebagai pelatih. Dengan kesuksesannya mengantarkan The Old lady untuk kembali mendominasi di Italia, pastinya Allegri melanjutkan budaya yang sudah dicatatkan oleh juru taktik La Vecchia Signora sebelumnya. Disamping itu, Bianconeri pun masih mempunyai kans untuk meraih treble winner karena mereka masih akan berlaga di kompetisi Coppa Italia dan juga Liga Champions.

Rentetan prestasi yang sudah ia bukukan tersebut memang membuat Allegri menjadi salah satu manajer yang banyak diincar oleh kesebelasan-kesebelasan top Eropa. Satu klub yang kerap dihubung-hubungkan dengan pria berkebangsaan Italia tersebut adalah klub top Liga Primer Inggris, Arsenal. Dengan kontrak Arsene Wenger yang akan segera berakhir dan disinyalir tidak akan ada perpanjangan kontrak, petinggi The Gunners pun mulai mencari calon pengganti pria berdarah Perancis tersebut. Dan, nama Allegri pun sepertinya masuk ke dalam kriteria sebagai penerus Wenger.

Berita yang beredar dari Turin pun menjurus kepada Meriam London. Allegri dan Nyonya Tua diisyaratkan sudah membuat semacam persutujuan pada Januari lalu. Isi persetujuan tersebut pun tidak lain adalah sang juru taktik akan angkat koper pada akhir musim ini. Alasan kepergiannya itu pun bukan karena pertengkaran atau hal negatif lainnya namun memang karena Bianconeri ingin memulai era baru.

Jikalau benar angkat koper, maka Allegri bakal meneruskan jejak pendahulunya, Lippi di era 90-an, dimana tidak ada juru taktik Bianconeri yang tinggal lebih dari 3 tahun. Walaupun tidak ada klarifikasi dari kedua belah pihak, pernyataan Allegri pada konferensi pers pasca laga kontra Pitagorici semakin membuat isu ini berhembus kencang.

Dewan tinggi Bianconeri pun ikut menampik soal kepergian Sang juru racik, Giuseppe Marotta, yang menjelaskan bahwa Allegri masih mendapat respek dan dikagumi oleh petinggi lain, para pemain dan fans La Vecchia Signora. Ia tidak memiliki alasan untuk angkat koper dari klub asal Turin.

Jika benar Allegri akan angkat koper dari klub asal Turin, klub pun diberitakan sudah menyiapkan beberapa nama sebagai suksesor. Yang cukup sering disebutkan adalah manajer Fiorentina, Paulo Sousa. Meskipun belum berhasil mengantarkan La Viola menjadi juara musim ini, status Sousa sebagai legenda Bianconeri kelihatannya cukup mumpuni untuk menjadi suksesor Allegri dan tentunya dengan gaya bermain yang mengesankan.

Yang lebih mencengangkan mungkin adalah masuknya nama Luciano Spalletti dalam daftar belanja musim nanti. Dengan berakhirnya kontrak Spalleti yang akan habis pada akhir musim dan belum juga diperpanjang, Spalletti pun diisyaratkan bisa datang ke Turin apabila Allegri melepas tanggung jawabnya kelak.