Duakali.com – Kian Marak pelaku kejahatan begal motor hingga nekat untuk menembak anggota TNI. Pelaku begal motor, Bonay (28) dan Anton (25) warga Lampung Timur dilumpuhkan petugas Polres Bogor karena telah melakukan penembakan terhadap anggota TNI AL, Kelasi I Amar pada 29 Mei lalu. Pelaku menembak korban karena kepergok saat hendak mencuri motor Ninja Kawasaki milik korban.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan para pelaku ditangkap di persembunyianya di wilayah Cibubur pada kemarin sore setelah melakukan pengejaran selama 3 bulan.

“Para pelaku ini merupakan sindikat dan sudah melakukan pencurian di 43 titik. Salah satunya yang menimpa anggota TNI AL di wilayah Gunung Putri,” ungkapnya di Mapolres Bogor, Sabtu (15/8/2015).

Saat kejadian pada bulan Mei lalu, korban tengah menanti temannya di dalam rumah makan. Lalu, seorang petugas parkir tiba-tiba memberi tahu kalau motornya telah diotak-atik oleh pelaku. Lantas, korban langsung mendekati motornya dan menegur pelaku.

Adu mulut pun terjadi dan sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara kedaunya. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan langsung menembak ke arah korban yang hanya berjarak sekira 3 meter. “Korban tertembak di bagian pangkal pinggang kiri hingga tembus. Korban terjatuh dan pelaku kabur dengan membawa motor korban,” tambah Suyudi.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara, pihak kepolisian langsung memburu pelaku dan ditangkap di sebuah hotel di wilayah Cibubur. Pihaknya masih memburu satu pelaku lagi berinisial RZ.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah pistol rakitan dengan 18 butir peluru serta kunci letter T. Para pelaku dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan serta Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman penjara diatas 7 tahun.

Sementara, salah seoranng pelaku, Anton mengakut tidak tahu kalau motor yang dicuri adalah milik anggota TNI. “Saya gak tahu dia anggota. Saya beli pistol dari Lampung harganya Rp2 juta. Motornya saya jual di Karawang Rp38 juta,” tuturnya.