Bundesliga di musim yang baru baru saja dimulai. Akan tetapi, apabila berbicara terkait kandidat jawara di kompetisi Liga Jerman ini, kubu Bayern Munchen jelas masih diunggulkan saat ini. Musim ini, memang klub yang ditukangi oleh Carlo Ancelotti ini masih menjadi favorit juara. Walaupun sudah ditinggal Pep Guardiola, namun tidak ada satupun pemain andalannya yang mengikuti jejak pria berkepala ploncos itu.

Di setiap musimnya, memang Bayern Munich selalu berpeluang besar meraih gelar jawara. Namun bagaimana performanya di musim ini ketika dilatih oleh Ancelotti? Akankah bisa melanjutkan prestasi gemilan tersebut, atau akankah Bayern justru mengalami keterpurukan?

Sebagian besar pemain yang jadi andalan Bayern Munchen di musim lalu, tentunya masih akan menjadi pemain kunci di Bayern pada musim ini, tepatnya dibawah kepemimpinan Carlo Ancelotti. Besar kemungkinannya, kekuatan klub ini tidak akan menurun, melainkan akan semakin berkualitas.

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Bayern Munchen hanya kehilangan empat pemain, diantaranya adalah Medhi Benatia, Mario Goetze, Pierre-Emile Hojbjerg, dan juga Sebastian Rode. Akan tetapi, keempat pemain tersebut bisa dibilang hanya diperankan sebagai pemain cadangan saja di skuad klub ini.

Sebenarnya, Mario Goetze sempat menjadi pemain andalan Munchen sejak ia bergabung pada musim 2013/2014. Di musim perdananya, pemain berusia 24 tahun ini dimainkan sebanyak 50 laga di dalam satu musim.

Tapi sayangnya, musim lalu kontribusinya untuk skuad Bayern Munchen mulai merosot. Pemain berkebangsaan Jerman ini hanya merumput sebanyak 21 kali saja di semua kompetisi yag ada. kepiawaian Arturo Vidal, Douglas Costa, Kingsley Coman menjadikan ia jarang dimainkan untuk membela Munchen.

Demikian halnya dengan Benatia, Hojbjerg, dan Rode yang saat ini sudah jarang dimainkan oleh Pep Guardiola untuk memperkuat skuad utama Bayern Munchen FC. Bahkan dalam dua musim terakhir ini, Hojbjerg dijadikan sebagai pemain pinjaman untuk Schalke 04 dan juga Augsburg.

Untuk menggantikan keempat penggawa tersebut, Munchen FC sebenarnya hanya menggaet dua pemain saja. Akan tetapi, dengan kehadiran dua pemain ini sepertinya sudah cukup untuk memperkuat kelemahan Bayern di musim lalu.

Pemain pertama yang berhasil didatangkan Bayern adalah Mats Hummels dari Borussia Dortmund. Transfer pemain yang satu ini dinilai sebagai transfer yang ideal lantaran di musim lalu, Bayern Munchen sempat mengalami krisis pemain di sektor bek tengah.

Pemain kedua yang berhasil digaet Bayern Munchen adalah Renato Sanches, gelandang Timnas Portugal. Walaupun usianya masih tergolong muda, yakni 19 tahun, namun kepiawaiannya dalam bermain di atas lapangan tak perlu diragukan lagi, utamanya saat ia berlaga di Piala Eropa 2016 untuk membela Portugal.

Musim ini, Renato Sanches akan menempati posisi di lini tengah. Sebelumnya, Pep Guardiola hanya mengandalkan Thiago Alcantara ataupun Vidal di sektor ini. dengan kehadiran Sanches di skuad ini, nantinya Thiago bakal ditempatkan di posisi yang lebih menyerang sehingga mempermudah aksi gelandang jangkar seperti Lahm, Xabi Alonso, dan Javi Martinez.

Dengan skuad yang sudah dimiliki Bayern Munchen saat ini, klub yang didirikan sejak tahun 1900 ini akan semakin tangguh dan berkualitas untuk menghadapi sejumlah pertandingan. Thomas Mueller dan Robert Lewandowski masih akan menjadi pemain yang diandalkan untuk menorehkan sejumlah gol. Sejumlah pemain sayap seperti Arjen Robben, Kingsley Coman, Franck Ribery, dan Dougla Costa pun masih jadi pemain terbaik saat ini. Ditambah lagi dengan pemain di lini pertahanan Bayern Munchen seperti Manuel Neuer yang akan menjadikan klub ini semakin tajam dan mengesankan di setiap laga.