Gelandang Manchester United, Bastian Schweinsteiger, dianjurkan “purnabakti” dari tim nasional Jerman. Ide itu dilontarkan oleh eks penggawa Der Panzer – julukan timnas Jerman, Michael Ballack.

Pada gelaran Piala Eropa 2016, Schweisteiger terbukukan cuma sekali diposisikan sebagai “starter”, yakni saat Jerman ditumbangkan Perancis dengan agregat 0-2 pada semifinal. Kapten Jerman itu dirundung persoalan cedera. Ia tampak kesulitan untuk mencapai kondisi fisik terbaiknya. Atas dasar itulah, Ballack yang pernah satu tim denganSchweinsteiger di Jerman dan Bayern Muenchen, menyarankan rekannya untuk pensiun dari timnas.

“Menurut saya ini adalah waktu yang cocok bagi Schweinsteiger untuk pensiun. Saya paham jikalau dia amat bertekad. Tapinya, jika Anda melihat dia dalam dua tahun terakhir, Anda harus jujur. Saya khawatir dengan kondisi fisiknya,” jelas Ballack dalam catatannya di Express, pada hari Minggu kemarin.

Ballack mengajak Schweinsteiger untuk “berwaspada” dalam memilih laju kariernya di timnas, terutama dalam menyambut ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya cemas dia akan masuk ke dalam putaran. Kondisi itu bisa digunakan oleh pemain lain, dan saya pikir Schweinsteiger tak layak mengalaminya,” imbuh Ballack.

Berlandaskan catatan Transfermarkt, Schweinsteiger memang cukup sering dilanda “cedera”. Pada Januari 2016, ia harus absen selama 13 laga karena mengalami cedera lutut.

Lalu, memasuki akhir bulan Maret 2016, Schweinsteiger lagi-lagi dicadangkan karena cedera ligamen yang “terpaksa” absen selama 67 hari, atau melewatkan 11 pertandingan Manchester United.

Semasa kariernya di timnas, Schweinsteiger sudah membukukan 120 penampilan dan 24 gol di semua turnamen. Schweinsteiger juga sempat memenangi Piala Dunia 2014 untuk negaranya.