Baba Rahman, baru-baru ini resmi berstatus sebagai pemain pinjaman Chelsea untuk Schalke 04. Sang pelatih Antonio Conte menilai pemain kelahiran 2 Juli 1994 itu mempunyai gaya bermain yang tidak sesuai dengan karakter yang dimiliki The Blues. Itulah alasan yang mendasari mengapa Conte meminjamkannya ke klub Bundesliga itu.

Pada musim lalu, Baba Rahman dihadirkan ke Chelsea usai merampungkan proses transfer pemain dari Augsburg. Pemain berusia 22 tahun itu menuturkan, “Pelatih Antonio Conte mengatakan kepada saya bahwa ia menginginkan tim bermain defensif dan menurutnya, saya bermain lebih ofensif sehingga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan Conte.”

“Menyadari akan hal itu, saya optimis bahwa peluang saya untuk bermain sangatlah minim di The Blues. Untuk itu, saya pun direkomendasikan oleh sang tutor untuk pergi dan berstatus sebagai pemain pinjaman. Setelah musim ini berakhir, kita akan menyaksikan apa yang terjadi dikemudian hari,” tutur Baba Rahman.

Walaupun kiprahnya di Liga Inggris baru satu tahun, namun Rahman sudah mampu melihat perbedaan yang terjadi di antara kompetisi tersebut dengan Bundesliga. Ia pun merasa tidak terlalu puas dengan teknik bermain yang diterapkan di Premier League. Menurutnya, banyak pemain yang tampil dengan powerful di Inggris, sedangkan di Jerman, permainan sepakbola lebih baik.

Pada musim lalu, Baba Rahman hanya tampil bermain bersama The Blues sebanyak 23 kali. Saat ini, ia memandang jika aka nada peluang besar yang bakal didapatkannya sebagai pemain dari Schalke 04. Ia pun optimis jika karirnya bersama klub asuhan Markus Weinzierl itu akan cemerlang.

“Saat masih merumput bersama Augsburg, saya telah mengenal sang pelatih Markus Weinzierl. Disana, kami pun bekerja sama dengan sangat baik. Ia selalu mempercayakan banyak hal kepada saya. Hal inilah yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk merintis karir baru saya bersama Schalke 04,” pungkasnya.