Awak Pesawat Trauma, 30 Penerbangan Germanwings Dibatalkan

Kecelakaan yang menimpa pesawat Germanwings 4U9525 jenis Airbus A320 diduga kuat menelan korban jiwa sebanyak 150 orang. Sejumlah penerbangan mendadak dibatalkan, lantaran kru maskapai menolak mengudara karena trauma.

CEO Germanwings Thomas Winkelmann menjawab kekhawatiran para krunya. Dia memutuskan untuk tidak mengoperasikan sejumlah penerbangan. Setidaknya terdapat 30 penerbangan di seluruh Eropa yang diperkirakan mengalami penundaan atau pembatalan. Para calon penumpang pun menumpuk di sekitar meja informasi Germanwings di bandara setempat.

“Setelah kecelakaan tragis pada hari Selasa, Germanwings melaporkan gangguan penerbangan di sejumlah rute,” kata Winkelmann, dilansir dari express.co.uk, Rabu (25/3/2015).

“Hal ini disebabkan awak, yang memutuskan untuk tidak mengoperasikan pesawat hari ini menyusul laporan tentang kecelakaan pesawat Germanwings dengan 144 penumpang dan enam awak pesawat (yang diduga meninggal dunia). Kami memahami keputusan mereka,” tambah dia.

Di antara penerbangan yang dibatalkan adalah Selasa pukul 18.25 waktu setempat, dari Dusseldorf ke London Heathrow, pukul 17.40 dari Berlin Tegel ke London Heathrow dan 14.40 dari Cologne ke London Heathrow.

Seperti diketahui, Germanwings 4U9525 itu jatuh dalam penerbangan dari Barcelona menuju Dusseldorf, Jerman. Mayoritas korban berkewarganegaraan Jerman dan Spanyol. Di antaranya 16 Siswa SMA Jerman dan dua bayi.

Pemerintah Prancis melalui Tim SAR Gabungan tengah berjibaku mengevakuasi korban. Lokasi kecelakaan sangat sulit. Hanya dapat dijangkau melalui jalan kaki atau udara. Informasi terakhir, tim berhasil menemukan kotak hitam.

REN

Sumber : metrotvnews.com