In this Thursday, May 9, 2013 photo, people walk near the Apple store in Santa Monica, Calif. Apple said Tuesday, Oct. 15, 2013, that Burberry CEO Angela Ahrendts, who used technology to drive a remarkable turnaround at the luxury fashion house, will take charge of Apple's expansion plans and retail operation, as she will become a senior vice president at the company next spring. (AP Photo/Reed Saxon)

Apple membuka bidang pengembangan “iOS” di tingkat universitas atau perguruan tinggi. Tapinya hal tersebut bertujuan mendorong minat anak muda dalam mengembangkan software.

Saat ini Apple telah berkolaborasi dengan University of Napoli Frederico II di negara Italia untuk mengawali debut “kurikulumnya”. Untuk permulaan, hanya 600 orang mahasiswa yang bisa menikmati kelas itu.

Mereka harus melangkahi beberapa pengetesan online dan wawancara sebelum dibuktikan jikalu nantinya pantas untuk mengikuti kurikulum Apple, sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Godetik, pada hari Senin kemarin, dari DigitalTrends.

Siapa saja yang bertanah kelahiran di Italia dan Eropa bisa ikut serta dalam pemilihan, tak “diharuskan” dari mahasiswa di University of Napoli Frederico II. Kurikulum tersebut dipadatkan hingga sembilan bulan masa pendidikan. Kelas pertama akan dimulai pada Oktober 2016 mendatang.

Pada semester perdananya, mahasiswa bakal terarah pada kemahiran pengembangan iOS. Jika sudah memadai, barulah mereka beranjak ke desain aplikasi, pembuatan startup, dan pengembangan aplikasi-aplikasi di Apple App Store.

Pemberitahuan dari Apple ini juga sekaligus mencap berakhirnya “ketegangan” antara sang pabrikan Cupertino dengan pemerintah Italia. Belum ada pernyataan resmi lagi dari Apple dan pemerintah Italia soal hal ini. Sebelumnya, keduanya tersandung sengketa pajak. Apple dituntut untuk membayar denda 348 juta dollar AS atau senilai Rp 4,5 triliun karena diduga menggelapkan pajak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.