Untuk mensuport konsep ekonomi kerakyatan, berbagai kementerian menelurkan ragam program. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kementerian Perdagangan mendukung pemakaian aplikasi berbasis mobile bagi petani.

Menkominfo Rudiantara mengutarakan bahwa, salah satu program yang didukung ialah penggunaan aplikasi mobile di mana petani dapat menjual langsung produknya kepada konsumen. Aplikasi ini salah satunya adalah 5 Kilo.

“Misalnya bisa beli bawang langsung dari petani. Nanti langsung diantar. Petani bisa menjual dengan harga lebih baik dan konsumen bisa membeli dengan harga lebih murah,” ujar Rudiantara kepada wartawan di Cirebon, pada hari Senin kemarin.

Pada peluang yang sama, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengutarakan bahwa, keberadaannya aplikasi mobile semacam ini ditujukan mampu mengembangkan penghasilan para petani.

Alasannya, petani dapat langsung menjual produknya tersebut kepada para konsumen. “Yang aplikasi 5 Kilo targetnya penghasilan petani naik menjadi 15 persen dan harga konsumen akan turun menjadi 15 persen,” imbuh Thomas.

Selain itu, ia menerangkan bahwa, keunggulan aplikasi mobile tuk para petani dan konsumen adalah kedua belah sisi bisa mengamati harga secara jujur dan real time.

Soalnya, harga jual dan harga beli yang tercetak adalah harga riil di pasar. “Bagusnya aplikasi digital ini adalah data real time, bisa dilihat dari harga jual dan harga beli petani yang dibayar. Ada record-nya,” imbuh Thomas.