yandex
Bisnis

Andalkan Modal Rp 5 Juta, Hidayat Sukses Geluti Bisnis Bunga

Hidayat Maulana adalah seorang pebisnis bunga florist yang tidak pernah membayangkan sebelumnya akan kesuksesan yang telah dicapainya saat ini. Akan tetapi keputusannya untuk resign dari tempat pekerjaan sebelumnya tidak pernah disesalinya. Hidayat justru merasa senang lantaran sukses mendapatkan penghasilan dari jerih payahnya dalam menggeluti bisnis toko bunga.

Hidayat mengaku, sebelumnya ia tidak pernah mempunyai pengalaman maupun wawasan terkait bunga, baik dari jenis-jenisnya maupun dalam hal penjualannya. Tapinya, Hidayat kemudian memutuskan untuk mulai mempelajari semua hal tentang bisnis bunga lewat seorang rekannya yang telah berpengalaman.

Setelah mendapatkan bekal yang cukup dari rekannya itu, Hidayat pun memutuskan untuk memulai bisnis karangan bunganya dengan mengusung nama Toko Bunga Cantik. Di awal usaha bunganya itu, Hidayat mengandalkan modal awal sebesar Rp 5 juta.

Bagi Hidayat, berbisnis bunga memang menawarkan keuntungan yang sangat menggiurkan. Pasalnya di setiap momen kehidupan manusia, membutuhkan yang namanya bunga, mulai dari kelahiran, kematian, momen pernikahan, ulang tahun, valentine, dan lain sebagainya.

Saat ini, Toko Bunga Cantik milik Hidayat sudah mempekerjakan 19 orang karyawan untuk membantunya dalam menjalankan usaha bunganya itu. Dari sejumlah karyawannya itu, ada yang bertugas sebagai marketing, kurir, tukang bunga, customer service, dan juga karyawan untuk administrasi.

Untuk memenuhi permintaan para konsumennya, Hidayat mendapatkan pasokan bunga dari beragam tempat, seperti Lembang, Malang, Cipanas, dan juga Bandung. Namun, khusus untuk bunga tulit, Hidayat mengimpornya dari Belanda.

Untuk produk yang dijualnya sendiri, Toko Bunga Cantik menawarkan beragam produk bunga seperti hand bouquet, karangan bunga, maupun bunga meja. Jenis bunga yang digunakan pun terdiri dari bunga matahari, mawar, gerbera, mawar hitam, hingga bunga lili.

Hidayat membanderol karangan bunga satu papannya seharga Rp 5 juta. Sementara untuk bunga mejanya dijual mulai dari harga Rp 250 ribu untuk yang paling murah, dengan 10 sampai 20 batang tangkai bunga. Akan tetapi untuk bunga impor, Hidayat membanderolnya dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp 1 hingga Rp 3 juta.

toko-bunga-cantik

Hidayat memaparkan bahwa pesanan bunga yang datang dari para konsumennya sangat bervariasi, diantaranya seperti karangan bunga untuk pernikahan, peresmian kantor baru, acara pelantikan pejabat. Sedangkan untuk bunga mejanya dipesan untuk ucapan ulang tahun dan pernikahan.

“Untuk proses membuat karangan bunga, dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam saja. Kami menggunakan bamboo dan Styrofoam, kemudian kami lapisi dengan kain foam, lalu ditempeli dengan bunga,” tutur Hidayat.

Menurut Hidayat, salah satu tantangan dalam menggeluti bisnis bunga ini adalah manajemen waktu saat banyak pesanan datang. “Dibutuhkan waktu yang cepat untuk proses pembuatannya. Karena kalau tidak cepat, maka konsumen akan dengan mudah berpindah ke pesaing lain,” lanjut Hidayat.

Walaupun terbilang menjanjikan, Hidayat menyebutkan bahwa bisnis bunganya itu tidak terluputkan dari pasang surut. Menurutnya, jumlah pesanan akan menurun saat bulan puasa. Namun ketika akhir tahun dan Lebaran Haji tiba, penjualan akan kembali meningkat.

Sejauh ini, Toko Bunga Cantik milikinya sudah banyak mendapatkan pesanan dari dalam maupun luar negeri. Untuk di luar negeri, pesanan yang didapat datang dari Inggris, India, Amerika, Eropa, dan juga Singapura. Tidak hanya itu, Hidayat juga menjalin kerja sama dengan para penjual toko bunga yang terdapat di beragam tempat, seperti Papua, Yogyakarta, dan juga Padang.

Selain gencar melakukan pemasaran offline, Hidayat juga menggunakan pemasaran secara online, yakni dengan membuat web khusus untuk Toko Bunga Cantik milikinya. Hal ini tentunya bertujuan untuk mempermudah para konsumennya dalam melakukan pesanan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button