Andai Menkumham Tak Buru-Buru Sahkan Pengurus Agung

Jakarta: Kuasa hukum Golkar kubu Aburizal Bakrie, Yusril Ihza Mahendra menilai Menkumham Yasonna Laoly terburu-buru mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono. Andai SK itu belum keluar, dia yakin konflik Golkar tidak semakin panas.

Senin lalu, pengurus Golkar kubu Agung berusaha menguasai ruang Fraksi Golkar di lantai 12 Gedung DPR. Yorrys Raweyai  mencongkel pintu ruang Fraksi Golkar yang sebelumnya ditempati kubu Ical.

“Pengesahan kepengurusan Golkar yang dipimpin Agung Laksono kami kira terburu-buru. Kami sudah mengatakan bahwa dalam waktu sepekan  inipun sudah terjadi eskalasi yang begitu cepat,” kata Yusril di Gedung PTUN, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2015).

“Kalau sekiranya keputusan itu ditunda pelaksanaannya, kemungkinan besar tidak akan terjadi kejadian seperti kemarin,” lanjutnya.

Konflik Golkar, menurut Yusril, sudah sampai pengurus di daerah. Dampaknya sangat besar, karena sebentar lagi akan digelar pilkada serentak.

“Pergantian kepengurusan, pergantian fraksi di DPR maupun di DPRD, kemungkinan menghambat pelaksanaan pilkada yang akan dimulai pada Juli,” tutup dia.

TRK

Sumber : metrotvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here