Mobil sport selalu identik dengan kecepatan dan tampilan eksotis. Bisa dikatakan komplet bila kedua unsur identitas tersebut digabungkan. Kira-kira begitulah gambaran awal dari Mercedes-AMG GT S yang sempat diuji awak redaksi beberapa saat lalu.

Setiap pandangan yang terbentur pada mobil sport kupe ini sebagian besar akan berdecak kagum, atau bahkan enggan mengalihkan pandangan. Rasanya tidak ada yang menyanggah jika AMG GT S memiliki kharisma untuk menarik perhatian dan pendongkrak status sosial.

Sayangnya kedua kelebihan itu harus dibayar mahal sebab Mercedes-Benz Indonesia mematok banderol yang cukup tinggi yaitu Rp 4,679 miliar, itupun belum termasuk pajak.

Lekuk body

Eksotisme hadir dari lekuk body yang menggabungkan unsur seksi, sport dan kekuatan mobil balap. Mulai dari depan yang memiliki penampilan khas dengan desain bonet panjang dan streamline. Plus desain gril dan bemper berpenampilan sangar yang sarat aroma aerodinamis.

Disambung dengan atap rendah dan melandai ke belakang yang juga jadi pertanda kupe sport. Kian dipertegas dengan kehadiran lubang udara samping (air scoop) lengkap dengan identitas emblem V8 Biturbo.

Seksi

Kesan eksotis mulai memudar dan berganti seksi ketika pandangan beralih ke belakang. Bokong tampil seksi berkat bentuk fender yang menggembung.

Sebuah mahakarya yang menggabungkan 3 desain berkarakter beda,tailgate yang streamline efek atap landai, fender gembung dan juga bemper sporty. Semua menyatu dalam harmonisasi yang sangat sedap dipandang.

Ke mana pun kupe sport ini “melangkah” rasanya akan selalu jadi perhatian. Tak pelak hal tersebut mampu memberikan suplai percaya diri berlebih bagi pengemudinya.