Eks pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengingatkan para penasehat klub ibu kota Spanyol tersebut. Menurut Ancelotti, Real Madrid enggak boleh bertopang pada peluang kedua disaat menjalani semifinal Liga Champions.

Real Madrid di tahap gelar ke-11 Liga Champions alias undecima. Los Blancos sudah menapakkan kakinya di semifinal dan akan bertemu klub elite Premier League, Manchester City.

Dalam pelawatan ke babak empat besar kompetisi paling bergengsi antar klub Eropa ini, Real Madrid sempat berada di lubang jarum karena kalah 0-2 dari VfL Wolfsburg pada leg pertama babak perempat final. Tetapi pada leg kedua, pada hari Selasa kemarin, pasukan Zinedine Zidane bisa bangkit dan mengalahkan wakil Jerman itu dengan skor 3-0, sehingga lolos dengan agregat 3-2.

Disaat ini menurut Ancelotti, pelatih yang mendampingi skuat Real Madrid merenggut trofi ke-10 Liga Champions, hal tersebut enggak boleh terulang pada laga semifinal melawan Manchester City. Ancelotti memberitahukan, membalikkan keadaan di semifinal jauh lebih sulit.

“Zinedine Zidane dan para pemainnya wajib menguraikan kekalahannya mereka pada leg pertama. Tapinya Real Madrid tidak akan mendapat kesempatan kedua di semifinal,” ujar Ancelotti.

“Mereka hanya selisih tiga laga dari la undecima. Akan sulit jikalau nantinya mereka berkepinginan bisa merepetisi peraihan melawan Wolfsburg. Dalam laga leg 2, CR7 tampil sangat baik,” imbuh Ancelotti.

Pria yang musim depan bakal mengasuh FC Bayern Muenchen tersebut juga menyanjung saingan sekotanya di Los Blancos, Atletico Madrid. Atletico juga lolos ke semifinal Liga Champions setelah mengandaskan juara bertahan FC Barcelona.

“Skuat Atletico punya solidaritas dan disiplin yang patut dicontoh,” imbuh Ancelotti.

Keberhasilannya disaat Atletico tengah melengserkan Barca pun dianggap Ancelotti sebagai bukti rumitnya pertarungan di Liga Champions.

“Yang terjadi pada Barca mengunjukkan sulitnya mempertahankan gelar, malahan ketika mereka punya pemain seperti Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez. Tapinya, patut diingat bahwa mereka menjalani pertandingan lebih banyak ketimbang lawan-lawannya,” kata Ancelotti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here